Akan Hadapi Tes Fisik? Siapkan Dirimu Dulu!

Tes fisik ternyata cukup sering jadi penyebab kegagalan jobseeker dapatkan pekerjaan impiannya.

Akan Hadapi Tes Fisik? Siapkan Dirimu Dulu!
Serangkaian tes yang beragam harus dilalui seorang jobseeker untuk menjadi karyawan di suatu perusahaan. Selain intelegensi dan psikotes, beberapa perusahaan terutama BUMN mewajibkan pemeriksaan fisik bagi calon karyawannya.

Tes fisik bertujuan untuk mengetahui kondisi fisik calon pegawai. Menurut Galuh Setia Winahyu M.Psi, salah satu Associate ECC UGM, tujuan dari tes ini adalah melihat kesesuaian kemampuan kerja fisik seseorang dengan beban kerja pada suatu bidang kerja. “Kemampuan fisiknya akan dilihat, apakah secara fisik itu kuat atau enggak dengan beban kerjanya,” terang Galuh.

Tak sama dengan tes kesehatan

Berbeda dengan tes kesehatan, tes fisik lebih menekankan pada uji aktivitas- aktivitas fisik seperti berlari, berenang, bahkan push up. Sementara untuk tes kesehatan, lebih menekankan pada pemeriksaan kandungan-kandungan zat dalam tubuh. Seringkali, tes kesehatan melibatkan pemeriksaan laboratorium seperti tes urin, tes darah dan lain sebagainya, yang bertujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan seseorang atau ketiadaan penyakit dalam tubuhnya.

Beberapa perusahaan, terutama BUMN sangat menekankan pentingnya tes ini. Seorang karyawan bisa saja mendapatkan poin tinggi untuk tes intelegensi atau psikotes, tetapi memiliki kemungkinan gagal di tes fisik. Hal ini menunjukkan bahwa keberadaan tes fisik tidak boleh dianggap remeh dan perlu dipersiapkan.

 

Aset yang berharga

Saat ditanya mengenai apa pentingnya perusahaan mengetahui kondisi fisik seseorang, Galuh mengungkapkan bahwa SDM adalah aset yang berharga. “SDM itu kan aset. Cari aset itu enggak main-main karena akan melibatkan dan mempengaruhi banyak pekerjaan,” terang Galuh. Menurutnya, dengan mengetahui kondisi fisik seseorang, perusahaan akan mampu melihat apakah pekerjaan yang nanti diberikan itu akan menjadi beban secara fisik untuk orang tersebut atau tidak. “Perusahaan enggak mungkin memaksakan suatu pekerjaan pada orang yang secara fisik dan kesehatan tidak mampu,” tambahnya lagi.

Bayangkan seandainya perusahaan meniadakan tes fisik dan ternyata pegawai yang baru lolos diketahui secara fisik tidak mampu menangani beban kerja yang menjadi tanggung jawabnya. Jelas hal itu akan berimbas pada kemunculan cost untuk kesehatan karyawan. “Perusahaan dirugikan dari segi cost untuk kesehatan dan hasil kerja yang tidak optimal karena terhambat kondisi fisik,” terang Galuh lagi.

 

Hadapi dengan latihan!

Ketentuan dan jenis tes fisik di tiap perusahaan berbeda-beda. Di beberapa perusahaan, seperti PLN misalnya, tes fisik termasuk dalam serangkaian tes kesehatan bersama dengan tes laboratorium, meliputi pemeriksaan gigi, pemeriksaan saraf, pemeriksaan mata, pemeriksaan THT dan pemeriksaan fisik atau seluruh tubuh.

Untuk tes-tes fisik seperti itu, persiapan yang bisa dilakukan misalkan menambal gigi yang berlubang terlebih dulu, membersihkan telinga, dan mengatur pola makan. Selain memeriksa anggota fisik, tes fisik juga melihat kebugaran tubuh dengan melibatkan aktivitas-aktivitas fisik seperti berlari, push up, berenang, tes ketinggian (naik tangga), dan sebagainya. “Di perusahaan-perusahaan BUMN biasanya mereka melakukan tes fisik dengan meminta peserta untuk lari keliling lapangan dalam waktu sekian menit. Jadi dibatasi,” tutur Galuh.

Nah, untuk mempersiapkannya, Galuh menyarankan bahwa peserta tes fisik dianjurkan untuk melakukan latihan terlebih dahulu. Hal itu berguna untuk membiasakan tubuh menerima aktivitas-aktivitas fisik yang sebelumnya jarang diterima oleh tubuh sehingga pada saat tes tersebut dilakukan, tubuh memiliki daya tahan yang lebih stabil.

Latihan yang rutin dilakukan, tidak hanya memperbesar peluangmu untuk lolos tes fisik tetapi juga membuat tubuhmu sendiri lebih bugar. Jadi, tak ada salahnya untuk biasakan diri mengolah fisikmu, ya

http://careernews.id/

 

Rate this item
(0 votes)
Read 8802723 times
About User
Super User
140105 comments
Write a Comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

Career News