Berita

TCTC Gelar Sosialisasi Program PKL dan Magang Semester Genap 2025–2026

Universitas Teknokrat Indonesia melalui Teknokrat Career and Training Center (TCTC) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Program Praktik Kerja Lapangan (PKL) dan Magang Semester Genap Tahun Akademik 2025–2026. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 20 Januari 2026, secara daring melalui platform Zoom Meeting. Kegiatan sosialisasi diikuti oleh sekitar 100 mahasiswa yang berasal dari Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FTIK) serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB). Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman komprehensif kepada mahasiswa terkait mekanisme, ketentuan, serta strategi dalam memilih tempat PKL dan magang yang relevan dengan kompetensi dan kebutuhan dunia kerja. Acara dibuka secara resmi oleh Kepala TCTC Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. Jafar Fakhrurozi, S.Pd., M.Hum. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya program PKL dan magang sebagai jembatan antara dunia akademik dan dunia industri. Menurutnya, mahasiswa diharapkan tidak hanya menjadikan PKL dan magang sebagai kewajiban akademik, tetapi juga sebagai sarana membangun pengalaman, jejaring profesional, dan kesiapan karier sejak dini. “PKL dan magang bukan sekadar kewajiban akademik, tetapi peluang strategis bagi mahasiswa untuk membangun pengalaman, jejaring profesional, dan kesiapan menghadapi dunia kerja setelah lulus.” Ujar Jafar dalam sambutannya. Sosialisasi ini menghadirkan narasumber Dr. Erliyan Redy Susanto, M.Kom, selaku Koordinator Magang FTIK. Dalam pemaparannya, Dr. Erliyan menjelaskan secara rinci teknis pelaksanaan PKL dan magang, mulai dari persyaratan administrasi, alur pendaftaran, hingga kriteria penilaian. Ia juga memberikan tips kepada mahasiswa agar selektif dalam memilih tempat PKL dan magang, khususnya di perusahaan nasional maupun multinasional yang memiliki reputasi baik dan relevan dengan bidang keilmuan mahasiswa. Melalui kegiatan ini, Universitas Teknokrat Indonesia berharap mahasiswa dapat lebih siap dan terarah dalam menentukan lokasi PKL dan magang, sehingga pengalaman yang diperoleh benar-benar mendukung peningkatan kompetensi akademik, keterampilan profesional, serta daya saing lulusan di dunia kerja. (*)

Tips dan Trik Persiapan Hadapi CPNS 2026

Panduan Lengkap agar Lebih Siap dan Percaya Diri Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026 kembali menjadi salah satu momen paling dinantikan oleh masyarakat Indonesia. Tingginya jumlah pelamar setiap tahun menjadikan persaingan CPNS semakin ketat. Oleh karena itu, diperlukan persiapan yang matang, terencana, dan strategis agar peluang lolos seleksi semakin besar. Artikel ini membahas tips dan trik persiapan menghadapi CPNS 2026 yang dapat dijadikan panduan bagi pemula maupun peserta yang pernah mengikuti seleksi sebelumnya. Artikel ini membahas tips dan trik persiapan menghadapi CPNS 2026 yang dapat dijadikan panduan bagi pemula maupun peserta yang pernah mengikuti seleksi sebelumnya. 1. Memahami Sistem dan Tahapan Seleksi CPNS Langkah awal yang wajib dilakukan adalah memahami alur seleksi CPNS secara menyeluruh. Secara umum, tahapan CPNS meliputi: Banyak peserta gugur pada tahap awal bukan karena kemampuan akademik, melainkan kesalahan administrasi seperti format dokumen yang tidak sesuai atau keterlambatan unggah berkas. Oleh sebab itu, ketelitian menjadi kunci utama. 2. Strategi Efektif Menghadapi SKD Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) merupakan tahap krusial yang menentukan kelanjutan peserta ke tahap berikutnya. SKD terdiri dari tiga jenis tes, yaitu: a. Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) TWK bertujuan menilai pemahaman peserta terhadap ideologi dan nilai kebangsaan. Tips: Trik:Pilih jawaban yang paling mencerminkan nasionalisme, persatuan, toleransi, dan cinta tanah air. b. Tes Intelegensia Umum (TIU) TIU mengukur kemampuan berpikir logis, numerik, dan verbal. Tips: Trik:Kerjakan soal yang paling mudah terlebih dahulu dan jangan terpaku terlalu lama pada satu soal. c. Tes Karakteristik Pribadi (TKP) TKP menilai sikap, perilaku, dan kepribadian dalam dunia kerja. Tips: Trik Emas TKP:Pilih jawaban yang mengutamakan kepentingan organisasi dan pelayanan publik, bukan kepentingan pribadi. 3. Manajemen Waktu dan Strategi Saat Ujian Kemampuan mengatur waktu sangat berpengaruh pada hasil akhir SKD. Beberapa strategi yang dapat diterapkan: Manajemen waktu yang baik sering kali menjadi pembeda antara peserta yang lulus dan tidak lulus. 4. Rutin Mengikuti Try Out dan Evaluasi Mengikuti try out CPNS secara berkala membantu peserta: Setelah try out, lakukan evaluasi untuk mengetahui materi yang masih lemah dan perlu ditingkatkan. 5. Persiapan Administrasi yang Matang Persiapan dokumen administrasi tidak boleh diabaikan. Pastikan: 6. Persiapan Menghadapi SKB Bagi peserta yang lolos SKD, tahap SKB menjadi penentu akhir. Hal yang perlu dipersiapkan: Jika terdapat wawancara, jawablah dengan jujur, logis, dan menunjukkan komitmen untuk mengabdi. 7. Menjaga Kesehatan Fisik dan Mental Persiapan CPNS adalah proses panjang yang menguras energi dan pikiran. Beberapa hal yang perlu diperhatikan: Kesimpulan Menghadapi CPNS 2026 tidak cukup hanya dengan belajar keras, tetapi juga perlu strategi yang tepat, konsistensi, dan mental yang kuat. Dengan memahami tahapan seleksi, mempersiapkan diri sejak dini, serta memanfaatkan sumber belajar resmi, peluang untuk lolos CPNS akan semakin besar. Kunci sukses CPNS 2026: Persiapan matang, strategi tepat, dan pantang menyerah. Referensi Badan Kepegawaian Negara (BKN).Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) dan Informasi Resmi Seleksi CPNS.

Tips and Trick tentang Mencari Pengalaman Nyata Sebelum Lulus

1. Manfaatkan Program Magang Sedini Mungkin Trik:Ambil magang short term (1–3 bulan) jika jadwal kuliah padat. Banyak startup menerima magang fleksibel. 2. Ikut Proyek Freelance atau Part-Time Coba pengalaman kerja ringan seperti: Platform: Trik:Mulai dari proyek kecil berbayar murah, tujuan awalnya portofolio, bukan uang. 3. Terlibat Aktif di Organisasi & Kepanitiaan Pengalaman organisasi dihitung sebagai pengalaman kerja karena mengasah: Trik:Ambil posisi yang relevan dengan karier yang kamu incar.Contoh: kalau mau kerja di HR, jadilah koordinator divisi SDM di organisasi. 4. Ikut Lomba atau Kompetisi Misalnya: Trik:Walau tidak menang, sertifikat peserta + hasil karya sudah bisa jadi portofolio. 5. Bangun Proyek Pribadi Ini powerful banget—perusahaan suka lihat inisiatif pribadi seperti: Trik:Semua proyek bisa dicantumkan dalam CV dan portofolio meskipun bukan tugas kuliah. 6. Networking untuk Dapat Kesempatan Trik:Just 1 alumni bisa membuka peluang 1 pekerjaan. 7. Volunteering (Kerja Sosial) Ini sering diremehkan padahal sangat bernilai: Trik:Ambil posisi yang punya tanggung jawab (bukan hanya panitia teknis) untuk meningkatkan keterampilan manajemen. 8. Ikut Program Kampus di Luar Kelas Misalnya: Trik:Pengalaman riset sangat dihargai, terutama untuk karier analitis, data, atau akademik. 9. Kelola Waktu dengan Baik Gabungkan kuliah + magang + organisasi memang menantang. Tips manajemen waktu: 10. Mulai Sekarang, Jangan Menunggu Siap Banyak mahasiswa menunggu: “Nanti aja kalau udah jago…” Padahal pengalaman justru membuatmu jago.Mulai dari level paling mudah, lalu naik bertahap.

Scroll to top
IndonesiaidIndonesiaIndonesia