Uncategorized

Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Jalani Magang Pembuatan Game Mixed Reality di Juara Meta

Bandar Lampung – Sebagai bentuk implementasi pembelajaran berbasis praktik dan upaya meningkatkan kesiapan menghadapi dunia kerja, mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia melaksanakan program magang Internal di Universitas Teknokrat Indonesia. Kegiatan ini diikuti oleh tiga mahasiswa, yaitu Hadi Priono, Raditya Dzilan Riyadi, Muhammad Ba’asith Zaurdhan yang memperoleh kesempatan untuk terlibat langsung dalam berbagai aktivitas operasional dan administrasi di lingkungan perusahaan. Melalui program magang ini, para mahasiswa dapat memahami proses kerja di sektor teknologi digital dan meta, meningkatkan keterampilan profesional, serta mengembangkan kemampuan komunikasi, kerja sama tim, dan pemecahan masalah yang menjadi kompetensi penting di dunia kerja saat ini. Pengalaman tersebut diharapkan mampu memberikan gambaran nyata mengenai budaya kerja profesional sekaligus memperkuat kesiapan mereka dalam memasuki dunia industri setelah menyelesaikan pendidikan. Kegiatan magang ini dilaksanakan di bawah bimbingan dosen Universitas Teknokrat Indonesia, Qadhli Jafar Adrian, BMM., MIT. dan Bapak Yuri Rahmanto, S.Kom., M.Kom.., yang senantiasa memberikan arahan dan pendampingan agar mahasiswa dapat mengoptimalkan proses pembelajaran selama menjalani magang. Baca Juga : Mahasiswa Dapatkan Wawasan Dunia Kerja Melalui PKL ke Astra Honda Motor Natar Program magang menjadi salah satu sarana penting bagi mahasiswa untuk menghubungkan teori yang diperoleh di bangku perkuliahan dengan praktik yang ada di lapangan. Selain memperluas wawasan dan pengalaman kerja, kegiatan ini juga membantu mahasiswa membangun profesionalisme, etos kerja, serta kemampuan adaptasi terhadap perkembangan dunia industri yang semakin dinamis. Dengan adanya kolaborasi antara Universitas Teknokrat Indonesia dan Juara Meta Universitas Teknokrat Indonesia, diharapkan dapat tercipta lulusan yang kompeten, berdaya saing, serta siap berkontribusi dalam dunia kerja dan pembangunan nasional.

Dunia Kerja di Era Sekarang: Apa yang Perlu Dipersiapkan Mahasiswa dan Alumni?

Memasuki dunia kerja bukan hanya tentang mendapatkan pekerjaan setelah lulus kuliah. Bagi mahasiswa dan alumni, dunia kerja merupakan proses yang membutuhkan persiapan, kemampuan beradaptasi, serta kemauan untuk terus belajar. Persaingan kerja yang semakin beragam membuat seseorang tidak cukup hanya mengandalkan ijazah, tetapi juga perlu memiliki keterampilan dan pengalaman yang sesuai dengan kebutuhan industri. Bagi mahasiswa, persiapan menuju dunia kerja sebaiknya dimulai sejak masih berada di bangku kuliah. Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah mengikuti kegiatan magang, Praktik Kerja Lapangan (PKL), organisasi, kepanitiaan, maupun berbagai kegiatan yang dapat menambah pengalaman. Dari kegiatan tersebut, mahasiswa dapat belajar bekerja sama dalam tim, berkomunikasi, menyelesaikan masalah, serta memahami bagaimana lingkungan kerja sebenarnya. Selain pengalaman, mahasiswa juga perlu mulai membangun kemampuan yang relevan dengan bidang yang ingin ditekuni. Kemampuan teknis atau hard skill memang penting, tetapi soft skill seperti komunikasi, kerja sama, manajemen waktu, tanggung jawab, dan kemampuan beradaptasi juga menjadi bagian penting dalam dunia kerja. Kombinasi antara kemampuan teknis dan soft skill dapat membantu mahasiswa lebih siap ketika menghadapi proses rekrutmen maupun ketika sudah bekerja. Hal lain yang tidak kalah penting adalah mempersiapkan dokumen dan identitas profesional. Mahasiswa dan alumni perlu memiliki CV yang rapi dan sesuai dengan posisi yang dilamar. Jika memiliki pengalaman organisasi, magang, proyek, sertifikasi, atau prestasi, hal tersebut dapat dicantumkan sebagai bagian dari portofolio. Di era digital, membangun profil profesional di platform seperti LinkedIn juga dapat menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan kemampuan dan pengalaman kepada perusahaan. Sementara itu, bagi alumni yang sedang mencari pekerjaan, prosesnya tidak selalu berjalan cepat. Ada kemungkinan harus mengirim banyak lamaran sebelum mendapatkan kesempatan mengikuti wawancara. Kondisi tersebut menjadi alasan penting untuk terus melakukan evaluasi, misalnya memperbaiki CV, meningkatkan kemampuan, mengikuti pelatihan, dan mencari informasi mengenai posisi yang sesuai dengan kompetensi. Alumni juga perlu memahami bahwa perkembangan dunia kerja berlangsung cukup cepat. Teknologi, kebutuhan industri, dan jenis pekerjaan dapat mengalami perubahan. Karena itu, belajar tidak berhenti setelah seseorang mendapatkan gelar sarjana. Mengikuti kursus, sertifikasi, seminar, workshop, atau mempelajari keterampilan baru dapat menjadi cara untuk menjaga kemampuan tetap relevan. Pada akhirnya, kesiapan memasuki dunia kerja bukan hanya ditentukan oleh seberapa cepat seseorang mendapatkan pekerjaan, tetapi juga bagaimana seseorang mempersiapkan dirinya untuk menghadapi berbagai situasi di lingkungan profesional. Mahasiswa dapat memanfaatkan masa kuliah untuk mencari pengalaman dan mengembangkan kemampuan, sedangkan alumni dapat terus meningkatkan kompetensi dan memperluas jaringan profesional. Dunia kerja memang memiliki tantangan tersendiri, tetapi persiapan yang dilakukan sejak dini dapat membuat mahasiswa dan alumni lebih siap menghadapi peluang yang datang. Jangan menunggu sampai lulus untuk mulai mempersiapkan karier. Mulailah dari pengalaman kecil, keterampilan yang ingin dikembangkan, dan langkah sederhana yang bisa dilakukan hari ini.

Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Perkuat Keterampilan Digital Lewat PKL di Gink Technology

Bandar Lampung – Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia, Andika Maulana, Arief Rachman Sahertian, dan Geevan Alva Recsa tengah melaksanakan program Praktik Kerja Lapangan (PKL) di perusahaan Gink Technology sebagai bagian dari implementasi pembelajaran di dunia industri. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan, wawasan, serta pengalaman mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja yang profesional dan kompetitif. Selama menjalani PKL, para mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk terlibat langsung dalam berbagai aktivitas perusahaan, mulai dari pengembangan teknologi, pengelolaan sistem, hingga penerapan keterampilan digital yang relevan dengan bidang keilmuan mereka. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa dapat memahami proses kerja di industri teknologi sekaligus mengasah kemampuan komunikasi, kerja sama tim, dan problem solving. Baca Juga : PKL di Dinas Pertambangan, Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Peroleh Pengalaman Dunia Kerja Program PKL ini dibimbing oleh dosen Universitas Teknokrat Indonesia, Parjito, S.Kom., M.Cs. yang senantiasa memberikan arahan dan pendampingan agar kegiatan praktik berjalan sesuai dengan capaian pembelajaran. Bimbingan tersebut diharapkan mampu membantu mahasiswa dalam mengembangkan kompetensi akademik maupun profesional selama menjalani praktik di perusahaan. Dengan adanya program Praktik Kerja Lapangan di Gink Technology, mahasiswa diharapkan mampu memperoleh pengalaman nyata yang dapat menjadi bekal penting dalam mempersiapkan diri memasuki dunia kerja. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri dalam menciptakan lulusan yang unggul, adaptif, dan siap bersaing di era digital.

Scroll to top
IndonesiaidIndonesiaIndonesia