
Bandar Lampung – Sebagai bentuk implementasi pembelajaran berbasis praktik dan upaya meningkatkan kesiapan menghadapi dunia kerja, Universitas Teknokrat Indonesia secara resmi menyerahkan mahasiswa untuk melaksanakan program magang di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Lampung. Kegiatan ini diikuti oleh tiga mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia, yaitu Sindy Setyawati, Ridho Rafikhi, dan Deny Kurnia Hermawan, yang memperoleh kesempatan untuk terlibat langsung dalam aktivitas operasional serta pengelolaan administrasi kepegawaian di lingkungan BKD Provinsi Lampung.
Melalui program magang ini, mahasiswa dapat memahami proses kerja serta penerapan ilmu di sektor tata kelola administrasi kepegawaian daerah dan pelayanan publik. Pengalaman tersebut diharapkan mampu meningkatkan keterampilan profesional, kemampuan komunikasi, kerja sama tim, serta pemecahan masalah yang menjadi kompetensi penting di dunia kerja saat ini, sekaligus memperkuat kesiapan mahasiswa dalam memasuki dunia industri dan instansi pemerintahan.
Baca Juga : TCTC Universitas Teknokrat Indonesia Laksanakan Penjemputan Mahasiswa PKL di PT FIF Group
Kegiatan penyerahan dan pelaksanaan magang ini berada di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan Universitas Teknokrat Indonesia, Bapak Dr. Amarudin, S.Kom., M.Eng., yang senantiasa memberikan arahan dan pendampingan agar mahasiswa dapat mengoptimalisasikan proses pembelajaran selama menjalani masa magang.

“Penginputan data cuti”
Program magang menjadi salah satu sarana penting bagi mahasiswa untuk menghubungkan teori yang diperoleh di bangku perkuliahan dengan praktik langsung di lapangan. Selain memperluas wawasan dan pengalaman kerja, kegiatan ini juga membantu mahasiswa membangun profesionalisme, etos kerja, serta kemampuan adaptasi terhadap dinamika tata kelola di lingkungan pemerintah.
Dengan adanya kolaborasi antara Universitas Teknokrat Indonesia dan BKD Provinsi Lampung, diharapkan dapat tercipta lulusan yang kompeten, berdaya saing, serta siap berkontribusi secara nyata dalam dunia kerja dan pembangunan daerah.


