Best Asean Private Campus

Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Tingkatkan Pengalaman Profesional di Sabhara Polda Lampung

Bandar Lampung – Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia, Bakti Andriyansyah, Jovira Ratu Munih, dan Sofa Apkarna tengah melaksanakan program magang mandiri di Sabhara Polda Lampung sebagai bentuk implementasi pembelajaran akademik di lingkungan kerja profesional. Kegiatan magang mandiri ini bertujuan untuk memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam memahami sistem kerja, kedisiplinan, administrasi, serta pelayanan di lingkungan institusi kepolisian. Melalui program ini, mahasiswa diharapkan mampu meningkatkan keterampilan komunikasi, kerja sama tim, tanggung jawab, serta kemampuan adaptasi dalam menghadapi tantangan dunia kerja. Baca Juga : Mahasiswa Teknokrat Tingkatkan Pengalaman Profesional melalui Magang di Navara City Park Dalam pelaksanaannya, mahasiswa mendapatkan bimbingan dan arahan akademik dari Tri Widodo, S.T., M.Kom. selaku dosen pembimbing. Dengan adanya program magang mandiri ini, diharapkan mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia dapat mengembangkan kompetensi dan pengalaman profesional sehingga siap menjadi lulusan yang unggul, adaptif, dan berdaya saing tinggi di dunia kerja.

Mahasiswa Teknokrat Tingkatkan Pengalaman Profesional melalui Magang di Navara City Park

Bandar Lampung – Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia, Mutiara Ananda Tallo Ullu, Refi Sapitri, dan Retno Atul Hanifah tengah melaksanakan program magang mandiri di Navara City Park sebagai bagian dari upaya pengembangan kompetensi mahasiswa melalui pengalaman kerja secara langsung di dunia industri. Program magang mandiri ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memahami lingkungan kerja profesional, meningkatkan keterampilan komunikasi, kerja sama tim, serta kemampuan dalam menyelesaikan tugas dan tanggung jawab di tempat kerja. Selain itu, mahasiswa juga dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan ke dalam praktik nyata di lingkungan perusahaan. Baca Juga : Mahasiswa Teknokrat Implementasikan Ilmu Melalui Praktik Kerja Lapangan di Dinas Pangan Kota Bandar Lampung Dalam pelaksanaannya, kegiatan magang mandiri tersebut dibimbing oleh Monica Septiani, S.Ikom., MBA. selaku dosen pembimbing yang memberikan arahan dan pendampingan akademik kepada mahasiswa selama kegiatan berlangsung. Melalui program ini, diharapkan mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia mampu menjadi lulusan yang profesional, adaptif, dan siap bersaing di dunia kerja.

Membangun Masa Depan Karier: Langkah Mahasiswa dan Alumni Menjadi Generasi Siap Kerja

Perkembangan dunia kerja saat ini berlangsung sangat dinamis seiring pesatnya kemajuan teknologi, perubahan kebutuhan industri, serta meningkatnya persaingan di berbagai sektor pekerjaan. Situasi ini membuat mahasiswa dan alumni perguruan tinggi perlu memiliki lebih dari sekadar kemampuan akademik. Mereka juga dituntut untuk mempunyai kesiapan mental, keterampilan praktis, serta pengalaman yang dapat menunjang perjalanan karier di masa mendatang. Sebagian mahasiswa masih beranggapan bahwa memperoleh pekerjaan setelah lulus kuliah merupakan hal yang mudah. Namun pada kenyataannya, dunia profesional memiliki tantangan yang jauh berbeda dibandingkan kehidupan selama menempuh pendidikan di kampus. Karena itu, mahasiswa dan alumni perlu memahami pentingnya mempersiapkan diri sejak dini agar mampu bersaing sekaligus berkembang di lingkungan kerja profesional. Dunia Profesional Tidak Hanya Menilai IPK Nilai akademik memang tetap menjadi bagian penting dalam dunia pendidikan, tetapi perusahaan saat ini memiliki standar penilaian yang lebih luas terhadap calon pekerja. Dunia kerja tidak hanya membutuhkan lulusan dengan prestasi akademik tinggi, melainkan juga individu yang mampu bekerja sama, berpikir kritis, bertanggung jawab, serta mudah beradaptasi terhadap perubahan. Dalam dunia profesional, seseorang akan dihadapkan pada berbagai kondisi nyata yang membutuhkan kemampuan komunikasi, kerja sama tim, serta penyelesaian masalah secara cepat dan tepat. Oleh sebab itu, mahasiswa sebaiknya mulai mengembangkan kemampuan di luar bidang akademik sejak masih berada di bangku perkuliahan. Baca Juga : Alumnus Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung Sukses Berkarier di Industri Teknologi Nasional dan Internasional Berbagai kegiatan seperti organisasi, seminar, pelatihan, maupun program magang dapat menjadi sarana yang efektif untuk memperluas pengalaman sekaligus membangun karakter profesional. Pengalaman Kerja Menjadi Nilai Tambah Kurangnya pengalaman kerja masih menjadi salah satu hambatan utama yang sering dihadapi lulusan baru ketika memasuki dunia kerja. Saat ini, banyak perusahaan lebih mempertimbangkan kandidat yang memiliki pengalaman, meskipun hanya berasal dari kegiatan magang atau proyek sederhana. Magang menjadi salah satu langkah yang paling efektif bagi mahasiswa untuk mengenal lingkungan kerja secara langsung. Dari pengalaman tersebut, mahasiswa dapat memahami budaya kerja, cara berinteraksi secara profesional, hingga belajar menghadapi tanggung jawab pekerjaan yang sesungguhnya. Selain itu, pengalaman kerja sejak masa kuliah juga membantu mahasiswa memahami bidang pekerjaan yang sesuai dengan minat dan kemampuan mereka. Dengan demikian, setelah lulus mereka memiliki tujuan karier yang lebih terarah. Soft Skills Memiliki Peran yang Sangat Penting Di tengah ketatnya persaingan kerja, kemampuan teknis saja belum cukup untuk menunjang kesuksesan karier. Saat ini, perusahaan juga sangat memperhatikan kemampuan soft skills yang dimiliki calon pekerja. Beberapa kemampuan yang banyak dibutuhkan di dunia kerja meliputi: Soft skills sering menjadi faktor pembeda antara satu kandidat dengan kandidat lainnya. Individu yang mampu bekerja sama dengan baik dan memiliki sikap profesional biasanya akan lebih mudah berkembang dalam lingkungan kerja. Pentingnya Adaptasi terhadap Teknologi Kemajuan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam berbagai bidang industri. Saat ini hampir seluruh sektor pekerjaan memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas kerja. Karena itu, mahasiswa dan alumni perlu terus meningkatkan kemampuan digital mereka. Tidak harus menguasai seluruh teknologi secara mendalam, tetapi setidaknya memahami penggunaan perangkat digital, media komunikasi profesional, hingga platform kerja modern. Mengikuti kursus online, webinar, maupun pelatihan bersertifikat dapat menjadi langkah yang tepat untuk meningkatkan kompetensi. Semangat untuk terus belajar akan membantu mahasiswa dan alumni lebih siap menghadapi perkembangan dunia kerja yang terus berubah. Personal Branding dan Relasi Profesional Di era modern, personal branding menjadi salah satu hal yang cukup berpengaruh dalam membangun karier. Cara seseorang menampilkan dirinya, baik secara langsung maupun melalui media sosial profesional, dapat memberikan kesan tertentu bagi perusahaan maupun relasi kerja. Mahasiswa dan alumni dapat mulai membangun citra profesional dengan aktif mengikuti kegiatan positif, menyusun portofolio, serta memperluas jaringan melalui komunitas maupun platform profesional seperti LinkedIn. Jaringan profesional yang luas sering kali membuka peluang baru, mulai dari informasi lowongan pekerjaan hingga kesempatan kerja sama di masa depan. Menjadi Generasi yang Siap Menghadapi Masa Depan Dunia kerja bukan hanya sekadar tempat mencari penghasilan, tetapi juga menjadi ruang untuk belajar, berkembang, dan membangun masa depan yang lebih baik. Oleh sebab itu, mahasiswa dan alumni perlu memiliki pola pikir bahwa proses belajar akan terus berlangsung meskipun telah menyelesaikan pendidikan formal. Kemampuan untuk terus berkembang, berani menghadapi tantangan, serta mampu beradaptasi dengan lingkungan baru akan menjadi modal penting dalam perjalanan karier seseorang. Dengan persiapan yang baik, pengalaman yang terus bertambah, serta kemauan untuk terus belajar, mahasiswa dan alumni akan lebih siap menghadapi dunia kerja modern sekaligus mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan dunia industri. Baca Juga :Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Jalani Magang Mandiri di Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi Lampung

Alumnus Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung Sukses Berkarier di Industri Teknologi Nasional dan Internasional

Bandar Lampung – Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung kembali menunjukkan kualitasnya dalam mencetak lulusan unggul yang mampu bersaing di dunia kerja profesional, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satu kisah inspiratif tersebut datang dari Say Pulung, alumnus Program Studi S1 Informatika yang kini sukses meniti karier di industri teknologi. Baca Juga: Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung Devan Ahmad Pramudia Juara Pilmapres LLDikti Wilayah II 2026, Siap ke Seleksi Nasional Saat ini, Say Pulung bekerja secara profesional di PT Wawasan Inovatif Strategi Handal atau dikenal melalui platform digital wish.co.id. Tidak hanya itu, ia juga dipercaya menangani berbagai proyek jangka pendek (short-term project) sebagai freelancer di Fame Capital, perusahaan berbasis di Australia yang bergerak di bidang teknologi dan investasi digital. Keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata bahwa lulusan Universitas Teknokrat Indonesia memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri global yang terus berkembang pesat, khususnya pada bidang teknologi informasi dan digitalisasi. Dalam keterangannya, Say Pulung mengungkapkan bahwa perjalanan kariernya tidak terlepas dari pengalaman akademik dan organisasi yang diperoleh selama menempuh pendidikan di Universitas Teknokrat Indonesia. Menurutnya, lingkungan kampus yang mendukung pengembangan keterampilan praktis menjadi modal penting dalam membangun karier profesional. Ia mengenang keterlibatannya di Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Robotic sebagai salah satu pengalaman paling berharga selama kuliah. Melalui organisasi tersebut, ia tidak hanya mempelajari pemrograman tingkat lanjut, tetapi juga dilatih untuk memiliki kemampuan berpikir kritis, menyelesaikan masalah, serta beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang sangat cepat. “Pengalaman di UKM Robotic membangun mental saya untuk terus belajar dan beradaptasi, terutama di bidang teknologi yang berkembang sangat cepat. Dari sana saya belajar bagaimana menghadapi tantangan, bekerja dalam tim, serta menerapkan ilmu secara langsung dalam proyek nyata,” ujar Say Pulung. Ia menambahkan bahwa kombinasi antara pembelajaran di ruang kelas dan pengalaman organisasi memberikan fondasi yang kuat dalam menghadapi dunia kerja profesional. Kemampuan teknis yang diperoleh selama kuliah dipadukan dengan soft skill seperti komunikasi, kepemimpinan, dan manajemen proyek menjadi nilai tambah yang sangat dibutuhkan di industri teknologi saat ini. Selain berbagi pengalaman, Say Pulung juga menyampaikan harapannya agar Universitas Teknokrat Indonesia terus memperkuat sinkronisasi antara kurikulum akademik dengan kebutuhan dunia industri. Menurutnya, langkah tersebut penting agar lulusan Teknokrat semakin siap menghadapi persaingan global di era transformasi digital. Prestasi dan perjalanan karier Say Pulung mendapat apresiasi dari Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad. Ia menyatakan rasa bangga terhadap keberhasilan alumnus Teknokrat yang mampu menerapkan ilmu pengetahuan dan keterampilan teknologi secara nyata di dunia industri. “Kami sangat bangga melihat keberhasilan Say Pulung dalam meniti karier di industri teknologi nasional maupun internasional. Ini membuktikan bahwa ekosistem pendidikan di Universitas Teknokrat Indonesia, termasuk pembinaan melalui organisasi mahasiswa seperti UKM Robotic, mampu menghasilkan sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan kompetitif,” ujar Mahathir. Mahathir juga menegaskan bahwa Universitas Teknokrat Indonesia terus berkomitmen memberikan pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman melalui pendekatan pembelajaran berbasis praktik, inovasi, dan teknologi. “Kami berharap semakin banyak mahasiswa dan alumni Teknokrat yang mampu menjadi talenta digital unggulan serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan teknologi Indonesia. Kampus akan terus mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa agar mampu bersaing di tingkat global,” tambahnya. Senada dengan hal tersebut, Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. HM. Nasrullah Yusuf, menyampaikan bahwa keberhasilan alumni merupakan indikator penting keberhasilan perguruan tinggi dalam menjalankan proses pendidikan yang berkualitas dan berorientasi pada kebutuhan industri. Menurutnya, Universitas Teknokrat Indonesia tidak hanya fokus pada pencapaian akademik, tetapi juga membangun karakter, kreativitas, inovasi, dan kemampuan adaptasi mahasiswa melalui berbagai program pengembangan diri. Kisah sukses Say Pulung sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya pelajar SMA/SMK sederajat di Provinsi Lampung, untuk terus mengembangkan potensi diri di bidang teknologi dan digital. Universitas Teknokrat Indonesia hadir sebagai kampus yang menyediakan lingkungan belajar modern, fasilitas lengkap, dosen profesional, serta dukungan penuh terhadap pengembangan minat dan bakat mahasiswa. Sebagai “Kampus Sang Juara”, Universitas Teknokrat Indonesia terus mendorong mahasiswa untuk aktif dalam kegiatan akademik maupun organisasi guna membentuk lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga siap menghadapi tantangan dunia kerja masa depan. Keberhasilan alumnus ini juga sejalan dengan komitmen Universitas Teknokrat Indonesia dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Melalui pendidikan berbasis kompetensi, penguatan keterampilan teknologi, serta pembinaan talenta digital, Universitas Teknokrat Indonesia berkontribusi dalam menciptakan sumber daya manusia unggul yang mampu mendorong inovasi, produktivitas, dan daya saing bangsa di era ekonomi digital global.

Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Jalani Magang Mandiri di Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi Lampung

Bandar Lampung – Empat mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia, yaitu Clara Putri Andini, Hikmatun Nazilahn, Vercha, dan Nandita Putri, tengah melaksanakan program magang mandiri di Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi Lampung sebagai bentuk implementasi pembelajaran langsung di dunia kerja. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah mahasiswa dalam mengembangkan kemampuan profesional, keterampilan komunikasi, serta pengalaman kerja nyata di lingkungan pemerintahan. Selama menjalani program magang, para mahasiswa terlibat dalam berbagai aktivitas yang berkaitan dengan bidang teknologi informasi, komunikasi digital, administrasi, hingga pengelolaan data dan pelayanan informasi publik. Melalui pengalaman tersebut, mahasiswa dapat memahami proses kerja profesional sekaligus meningkatkan kemampuan adaptasi, kerja sama tim, dan tanggung jawab dalam menyelesaikan tugas. Baca Juga : Jangan Lewatkan! Sosialiasi Program Persiapan Karier Bagi Mahasiswa Tingkat Akhir Program magang mandiri ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang telah dipelajari selama perkuliahan ke dalam praktik langsung di instansi pemerintahan. Selain memperoleh pengalaman kerja, mahasiswa diharapkan mampu membangun relasi profesional serta meningkatkan kesiapan menghadapi dunia kerja setelah menyelesaikan pendidikan. Kegiatan magang ini dibimbing oleh dosen Universitas Teknokrat Indonesia, Yusra Fernando, S.Kom., M.Kom, yang turut memberikan arahan serta pendampingan selama proses pelaksanaan magang berlangsung. Dengan adanya program ini, diharapkan mahasiswa mampu menjadi lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap bersaing di era digital serta dunia kerja modern. Baca Juga : Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung Raih Prestasi Gemilang di Ajang Pemilihan Muli Mekhanai Kota Bandar Lampung 2026

Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Jalani Magang Mandiri di Center of Excellence on Metaverse

Bandar Lampung – Tiga mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia, Jois Romauli Simarmata, Muhammad Faris Palingga, dan Robani Diansyah, tengah melaksanakan program magang mandiri di Center of Excellence on Metaverse Universitas Teknokrat Indonesia sebagai bagian dari pengembangan kompetensi dan persiapan menghadapi dunia kerja digital yang terus berkembang. Kegiatan magang ini dibimbing langsung oleh Dr. Heni Sulistiani, S.Kom., M.Kom., yang memberikan arahan serta pendampingan selama proses pelaksanaan magang berlangsung. Melalui program ini, para mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk memperdalam pemahaman mengenai teknologi metaverse, pengembangan digital, hingga implementasi inovasi berbasis teknologi modern yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini. Baca Juga : Mahasiswa Antusias Sambut Program Persiapan Karier TCTC Selama menjalani magang, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman kerja secara langsung, tetapi juga dilatih untuk meningkatkan kemampuan komunikasi, kerja sama tim, kreativitas, serta problem solving dalam lingkungan profesional. Program ini menjadi salah satu langkah nyata Universitas Teknokrat Indonesia dalam mendukung mahasiswa agar mampu bersaing dan siap menghadapi tantangan dunia kerja di era transformasi digital. Dengan adanya kegiatan magang mandiri ini, diharapkan mahasiswa mampu mengembangkan keterampilan praktis sekaligus membangun pengalaman berharga yang dapat menjadi bekal di masa depan, khususnya dalam bidang teknologi dan inovasi digital.

Mahasiswa Teknokrat Jalani Magang Mandiri di BSI KCP Teluk Betung untuk Tingkatkan Kompetensi Dunia Kerja

Bandar Lampung – Dalam upaya meningkatkan kompetensi dan pengalaman kerja di dunia profesional, mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia, Ghefira Ayesha Faizal dan Septi Dewi Kusuma, tengah melaksanakan program magang mandiri di Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Teluk Betung Bandar Lampung. Kegiatan magang ini menjadi salah satu langkah nyata mahasiswa dalam mengembangkan kemampuan, wawasan, serta keterampilan kerja secara langsung di lingkungan industri perbankan syariah. Selama menjalani magang, mahasiswa diberikan kesempatan untuk memahami sistem pelayanan perbankan, administrasi, hingga budaya kerja profesional yang diterapkan di dunia industri. Program magang mandiri ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan komunikasi, kedisiplinan, kerja sama tim, dan tanggung jawab dalam menghadapi tantangan dunia kerja yang sesungguhnya. Dengan terlibat langsung dalam aktivitas operasional perusahaan, mahasiswa diharapkan mampu menerapkan ilmu yang telah diperoleh selama perkuliahan ke dalam praktik kerja nyata. Baca Juga : Dari Kampus ke Dunia Profesional: Bekal Penting Mahasiswa dan Alumni Menghadapi Dunia Kerja Dalam pelaksanaannya, kegiatan magang tersebut dibimbing oleh dosen Universitas Teknokrat Indonesia, Shiwi Angelica Cindiyasari Sihono, MBA, yang turut memberikan arahan dan pendampingan agar mahasiswa dapat menjalankan program magang secara maksimal serta memperoleh pengalaman yang bermanfaat untuk pengembangan karier di masa depan. Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia dapat semakin siap menghadapi persaingan dunia kerja serta mampu menjadi generasi profesional yang unggul, adaptif, dan berkompeten di bidangnya masing-masing. Baca Juga : Alumni Teknik Elektro Teknokrat Kampus Terbaik di Lampung Tembus Industri Penerbangan, Kini Berkarier di Batam Aero Technic

Dari Kampus ke Dunia Profesional: Bekal Penting Mahasiswa dan Alumni Menghadapi Dunia Kerja

Bagi mahasiswa dan alumni, dunia kerja sering menjadi fase baru yang penuh tantangan sekaligus peluang. Setelah bertahun-tahun menjalani proses pendidikan, banyak yang mulai bertanya-tanya tentang langkah berikutnya: bagaimana mendapatkan pekerjaan yang sesuai, keterampilan apa yang dibutuhkan perusahaan, dan bagaimana cara bersaing di tengah banyaknya pencari kerja lainnya. Saat ini, dunia kerja berkembang jauh lebih cepat dibandingkan sebelumnya. Perusahaan tidak hanya mencari lulusan dengan nilai akademik yang tinggi, tetapi juga individu yang mampu beradaptasi, memiliki kemampuan komunikasi yang baik, dan siap bekerja dalam lingkungan profesional. Karena itu, mahasiswa dan alumni perlu mempersiapkan diri lebih awal agar tidak hanya menjadi lulusan yang siap mencari kerja, tetapi juga siap berkembang dalam kariernya. Baca Juga : Mahasiswa Teknokrat Ikuti Magang Mandiri di Sekretariat DPRD Provinsi Lampung untuk Tingkatkan Kompetensi Profesional Salah satu hal penting yang perlu dipahami adalah bahwa pengalaman memiliki nilai yang sangat besar. Mengikuti magang, praktik kerja lapangan (PKL), organisasi kampus, maupun kegiatan pelatihan dapat menjadi bekal berharga sebelum benar-benar memasuki dunia profesional. Dari pengalaman tersebut, mahasiswa dapat belajar bagaimana bekerja dalam tim, menghadapi tanggung jawab, hingga memahami budaya kerja secara langsung. Selain pengalaman, kemampuan non-akademik atau soft skills juga menjadi faktor yang sangat diperhatikan perusahaan. Kemampuan berbicara di depan umum, manajemen waktu, kepemimpinan, hingga cara menyelesaikan masalah sering kali menjadi penentu keberhasilan seseorang di tempat kerja. Tidak sedikit perusahaan yang lebih tertarik pada kandidat yang aktif, komunikatif, dan mampu bekerja sama dibandingkan hanya unggul dalam nilai akademik. Di era digital seperti sekarang, mahasiswa dan alumni juga perlu terus meningkatkan kemampuan diri. Perkembangan teknologi membuat banyak pekerjaan mengalami perubahan, sehingga kemampuan untuk belajar hal baru menjadi sangat penting. Mengikuti kursus online, pelatihan, atau membangun portofolio digital dapat menjadi langkah sederhana untuk meningkatkan kualitas diri dan menambah peluang karier. Tidak kalah penting, membangun relasi atau networking juga dapat membuka banyak kesempatan. Seminar, komunitas, maupun media sosial profesional dapat menjadi tempat untuk memperluas koneksi dan mendapatkan informasi seputar dunia kerja. Relasi yang baik sering kali menjadi jalan awal munculnya peluang baru. Pada akhirnya, tujuan utama dari persiapan ini bukan hanya untuk mendapatkan pekerjaan, tetapi untuk membentuk generasi muda yang siap menghadapi tantangan dan mampu berkembang di dunia profesional. Dunia kerja memang penuh persaingan, namun dengan kesiapan, pengalaman, dan kemauan untuk terus belajar, mahasiswa dan alumni memiliki kesempatan besar untuk meraih masa depan yang lebih baik. Baca Juga : Mahasiswa Antusias Sambut Program Persiapan Karier TCTC

Alumni Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung Sukses Berkarier sebagai ASN di Pemkab Tanggamus

Bandar Lampung – Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung kembali membuktikan kualitasnya sebagai perguruan tinggi unggulan di Lampung dalam mencetak lulusan yang mampu bersaing di dunia kerja. Salah satu alumni yang berhasil menunjukkan kiprahnya adalah Ega Delviani, S.M., lulusan Program Studi S1 Manajemen yang kini berkarier sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Kabupaten Tanggamus. Baca Juga: Mahasiswa Teknokrat Kampus Terbaik di Lampung Borong Medali di Kejuaraan Pencak Silat Gubernur Cup I 2026 Saat ini, Ega dipercaya mengemban tugas sebagai Analis SDM Aparatur Ahli Pertama pada Bidang Pengembangan ASN di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tanggamus. Posisi tersebut menuntut kompetensi profesional, ketelitian, serta pemahaman mendalam terkait pengelolaan sumber daya manusia di sektor pemerintahan. Dalam keterangannya, Ega menyampaikan rasa syukur atas pendidikan yang ia tempuh di Universitas Teknokrat Indonesia. Ia menilai bahwa pengalaman akademik yang diperoleh selama masa perkuliahan menjadi fondasi penting dalam membangun kesiapan kariernya. Ia juga menyoroti lingkungan belajar yang kondusif serta fasilitas kampus yang lengkap sebagai faktor pendukung keberhasilannya. Menurutnya, kombinasi antara teori dan praktik yang seimbang, serta bimbingan dari dosen profesional, memberikan pengalaman belajar yang komprehensif. “Fasilitas kampus sangat mendukung, suasana belajar nyaman, dan kegiatan mahasiswa juga diperhatikan. Hal ini membuat proses belajar menjadi lebih maksimal,” tambahnya. Ega berharap Universitas Teknokrat Indonesia terus meningkatkan kualitas pendidikan guna mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu beradaptasi dengan dinamika dunia kerja global. Menanggapi capaian tersebut, Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas prestasi yang diraih oleh alumni. “Keberhasilan Ega menjadi bukti nyata bahwa sistem pendidikan yang kami terapkan mampu menghasilkan sumber daya manusia yang kompeten dan siap berkontribusi di berbagai sektor, termasuk pemerintahan. Kami akan terus mendorong mahasiswa untuk memiliki mentalitas juara serta keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja,” ujar Mahathir. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Universitas Teknokrat Indonesia berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan melalui penguatan kurikulum berbasis kebutuhan industri dan pemerintahan, serta pengembangan soft skills mahasiswa. Keberhasilan alumni seperti Ega Delviani menjadi cerminan nyata bahwa sinergi antara pendidikan berkualitas dan pembinaan karakter mampu menghasilkan lulusan yang siap menghadapi tantangan profesional serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah. Pencapaian alumni Universitas Teknokrat Indonesia ini juga sejalan dengan komitmen perguruan tinggi dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penyelenggaraan pendidikan tinggi yang relevan dan adaptif terhadap kebutuhan dunia kerja, serta SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi dengan menghasilkan lulusan yang kompeten dan terserap di sektor formal seperti pemerintahan. Kehadiran alumni di posisi strategis birokrasi turut berkontribusi dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang profesional, efektif, dan berkelanjutan. Baca Juga: Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung Perkuat Reputasi Global, Ratusan Publikasi Dosen Tembus Indeks SCOPUS

Alumni Teknik Elektro Teknokrat Kampus Terbaik di Lampung Tembus Industri Penerbangan, Kini Berkarier di Batam Aero Technic

Bandar Lampung – Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung kembali menegaskan kualitas lulusannya di dunia kerja. Salah satu alumnus terbaik Program Studi Teknik Elektro, Ananda Satrio Wicaksono, S.T., berhasil meniti karier di industri penerbangan nasional dengan bergabung di Batam Aero Technic (Lion Group) sebagai Mechanic Landing Gear Shop. Baca Juga: Borong Gelar Juara, Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung Dominasi Ajang Putra Putri Lampung 2026 Pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa lulusan Universitas Teknokrat Indonesia mampu bersaing dan berkontribusi di sektor industri strategis berskala nasional bahkan internasional. Ananda dikenal sebagai sosok mahasiswa yang aktif dan berprestasi selama masa perkuliahan, baik dalam bidang akademik maupun organisasi. Selama menempuh pendidikan, ia terlibat aktif dalam Himpunan Mahasiswa Teknik Elektro serta menjadi bagian dari Teknokrat Vehicle Community. Melalui komunitas tersebut, Ananda turut berkontribusi dalam proyek pengembangan mobil listrik, yang memberinya pengalaman praktis dalam mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah. “Di kelas saya mempelajari dasar-dasar penting seperti rangkaian listrik dan elektronika. Namun melalui proyek mobil listrik, saya belajar menerapkan teori ke dalam praktik nyata sekaligus menyelesaikan berbagai tantangan teknis,” ungkap Ananda. Ia juga menekankan bahwa pengalaman berorganisasi selama kuliah berperan besar dalam membentuk karakter kepemimpinan dan kemampuan interpersonalnya. Keterampilan komunikasi, kerja sama tim, serta manajemen waktu menjadi bekal penting yang membantunya beradaptasi di lingkungan kerja profesional. “Masa kuliah adalah fase yang sangat menentukan. Di Teknokrat, saya tidak hanya belajar teori, tetapi juga ditempa untuk memiliki pola pikir solutif dan siap menghadapi tantangan dunia kerja,” tambahnya. Keberhasilan Ananda semakin memperkuat reputasi Universitas Teknokrat Indonesia sebagai perguruan tinggi yang mampu mencetak sumber daya manusia unggul dan siap kerja. Hal ini juga mencerminkan keberhasilan kurikulum berbasis praktik yang diterapkan kampus dalam menjawab kebutuhan industri modern. Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut dan berharap keberhasilan ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya. “Kami sangat bangga atas pencapaian Ananda yang berhasil berkarier di industri penerbangan. Ini adalah bukti bahwa lulusan Teknokrat memiliki kompetensi dan daya saing tinggi. Kami berharap prestasi ini dapat memotivasi mahasiswa lain untuk terus berusaha dan mengembangkan diri,” ujar Mahathir. Ia juga menegaskan bahwa Universitas Teknokrat Indonesia akan terus berkomitmen menghadirkan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan industri global, sehingga lulusan tidak hanya siap kerja tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Pencapaian ini sekaligus menunjukkan kontribusi nyata Universitas Teknokrat Indonesia dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs). Kiprah Ananda di industri perawatan pesawat mendukung SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui penguatan sektor transportasi dan teknologi. Selain itu, pengalamannya dalam pengembangan mobil listrik selama kuliah mencerminkan dukungan terhadap SDG 7 (Energi Bersih dan Terjangkau), serta selaras dengan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penyelenggaraan pendidikan berbasis praktik dan inovasi. Sebagai penutup, Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung mengajak para lulusan SMA/SMK untuk melanjutkan pendidikan di kampus berprestasi yang telah terbukti menghasilkan lulusan unggul dan siap bersaing di dunia kerja. Informasi pendaftaran dapat diakses melalui laman resmi spmb.teknokrat.ac.id atau datang langsung ke kampus Universitas Teknokrat Indonesia. Baca Juga : Mahasiswa Teknokrat Jalani Magang Mandiri di Biro Umum Setda Provinsi Lampung

Scroll to top
IndonesiaidIndonesiaIndonesia