Dunia Kerja

Mahasiswa Informatika Teknokrat Jalani Magang Mandiri di Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Metro

Bandar Lampung – Dalam upaya meningkatkan kompetensi mahasiswa di dunia kerja dan industri digital, mahasiswa Program Studi Informatika Universitas Teknokrat Indonesia melaksanakan kegiatan magang mandiri di Dinas Komunikasi Dan Informatika Kota Metro. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk implementasi pembelajaran langsung di lingkungan kerja profesional, khususnya pada bidang teknologi informasi dan komunikasi pemerintahan. Mahasiswa yang mengikuti program magang mandiri tersebut yaitu Arya Rizky Saputra, Davi Pratama Yunandar, dan Gregorius Mariano Satrio Brilliant. Selama menjalankan kegiatan magang, para mahasiswa mendapatkan pengalaman secara langsung terkait pengelolaan sistem informasi, pelayanan teknologi komunikasi, administrasi digital, serta berbagai aktivitas pendukung lainnya di lingkungan instansi pemerintahan. Baca Juga : Tingkatkan Kompetensi Digital, Mahasiswa Teknokrat Magang di Center of Excellence on Metaverse Program magang ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan teknis maupun soft skill, seperti kerja sama tim, komunikasi, kedisiplinan, serta pemecahan masalah di dunia kerja nyata. Dengan terlibat langsung dalam aktivitas instansi, mahasiswa diharapkan mampu memahami kebutuhan industri dan meningkatkan kesiapan karier setelah menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi. Kegiatan magang mandiri tersebut dibimbing oleh dosen Universitas Teknokrat Indonesia, yaitu Dr. Erliyan Redy Susanto, S.Kom., M.Kom. yang turut memberikan arahan dan pendampingan selama proses magang berlangsung. Melalui program magang mandiri ini, Universitas Teknokrat Indonesia terus berkomitmen menciptakan lulusan yang unggul, profesional, dan siap bersaing di dunia kerja, khususnya pada bidang teknologi informasi dan komunikasi di era digital saat ini.

Tingkatkan Kompetensi Digital, Mahasiswa Teknokrat Magang di Center of Excellence on Metaverse

Bandar Lampung – Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia, Zaki Kurniawan Hakim, tengah melaksanakan program magang mandiri di Center of Excellence on Metaverse Universitas Teknokrat Indonesia sebagai bentuk pengembangan kompetensi dan kesiapan menghadapi dunia kerja berbasis teknologi digital. Kegiatan magang ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman langsung dalam lingkungan kerja profesional, khususnya pada bidang pengembangan teknologi metaverse, inovasi digital, serta implementasi teknologi modern yang terus berkembang di era transformasi digital saat ini. Baca Juga : Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Implementasikan Ilmu di Dunia Industri Furnitur Selama menjalani program magang, Zaki Kurniawan Hakim terlibat dalam berbagai aktivitas pembelajaran dan pengembangan keterampilan yang mendukung peningkatan kemampuan akademik maupun praktik kerja. Melalui pengalaman tersebut, mahasiswa diharapkan mampu mengasah kreativitas, kemampuan komunikasi, kerja sama tim, serta pemahaman terhadap teknologi berbasis virtual dan digital interaktif. Program magang mandiri ini dilaksanakan di bawah bimbingan dosen Dr. Rusliyawati, S.Kom., M.T.I, yang turut memberikan arahan dan pendampingan selama proses kegiatan berlangsung agar mahasiswa dapat memperoleh pengalaman belajar yang maksimal dan relevan dengan kebutuhan industri saat ini. Melalui kegiatan magang mandiri ini, Universitas Teknokrat Indonesia terus berkomitmen mendukung mahasiswa dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan siap bersaing di dunia kerja maupun industri kreatif digital di masa depan.transformasi digital di berbagai sektor.

Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Implementasikan Ilmu di Dunia Industri Furnitur

Bandar Lampung – Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia, Aryo Satria, tengah melaksanakan kegiatan magang mandiri di PT Cahaya Murni Indolampung Furnite Manufacturing & Trading sebagai bagian dari implementasi pembelajaran berbasis praktik di dunia industri. Kegiatan magang mandiri ini bertujuan untuk memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam memahami proses kerja di lingkungan perusahaan, khususnya dalam bidang manufaktur dan perdagangan furnitur. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat mengembangkan keterampilan profesional, seperti kedisiplinan, tanggung jawab, kemampuan komunikasi, serta kerja sama dalam tim. Baca Juga : Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Tingkatkan Pengalaman Profesional di Sabhara Polda Lampung Selain itu, mahasiswa juga mendapatkan kesempatan untuk mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh selama perkuliahan ke dalam dunia kerja secara langsung. Program magang ini turut dibimbing oleh Ade Candra, S.M., M.M. selaku dosen pembimbing yang memberikan arahan dan pendampingan akademik selama kegiatan berlangsung. Dengan adanya program magang mandiri ini, diharapkan mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia dapat meningkatkan kompetensi, wawasan, serta kesiapan kerja sehingga menjadi lulusan yang profesional, unggul, dan berdaya saing di dunia industri.

Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Tingkatkan Pengalaman Profesional di Sabhara Polda Lampung

Bandar Lampung – Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia, Bakti Andriyansyah, Jovira Ratu Munih, dan Sofa Apkarna tengah melaksanakan program magang mandiri di Sabhara Polda Lampung sebagai bentuk implementasi pembelajaran akademik di lingkungan kerja profesional. Kegiatan magang mandiri ini bertujuan untuk memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam memahami sistem kerja, kedisiplinan, administrasi, serta pelayanan di lingkungan institusi kepolisian. Melalui program ini, mahasiswa diharapkan mampu meningkatkan keterampilan komunikasi, kerja sama tim, tanggung jawab, serta kemampuan adaptasi dalam menghadapi tantangan dunia kerja. Baca Juga : Mahasiswa Teknokrat Tingkatkan Pengalaman Profesional melalui Magang di Navara City Park Dalam pelaksanaannya, mahasiswa mendapatkan bimbingan dan arahan akademik dari Tri Widodo, S.T., M.Kom. selaku dosen pembimbing. Dengan adanya program magang mandiri ini, diharapkan mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia dapat mengembangkan kompetensi dan pengalaman profesional sehingga siap menjadi lulusan yang unggul, adaptif, dan berdaya saing tinggi di dunia kerja.

Mahasiswa Teknokrat Tingkatkan Pengalaman Profesional melalui Magang di Navara City Park

Bandar Lampung – Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia, Mutiara Ananda Tallo Ullu, Refi Sapitri, dan Retno Atul Hanifah tengah melaksanakan program magang mandiri di Navara City Park sebagai bagian dari upaya pengembangan kompetensi mahasiswa melalui pengalaman kerja secara langsung di dunia industri. Program magang mandiri ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memahami lingkungan kerja profesional, meningkatkan keterampilan komunikasi, kerja sama tim, serta kemampuan dalam menyelesaikan tugas dan tanggung jawab di tempat kerja. Selain itu, mahasiswa juga dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan ke dalam praktik nyata di lingkungan perusahaan. Baca Juga : Mahasiswa Teknokrat Implementasikan Ilmu Melalui Praktik Kerja Lapangan di Dinas Pangan Kota Bandar Lampung Dalam pelaksanaannya, kegiatan magang mandiri tersebut dibimbing oleh Monica Septiani, S.Ikom., MBA. selaku dosen pembimbing yang memberikan arahan dan pendampingan akademik kepada mahasiswa selama kegiatan berlangsung. Melalui program ini, diharapkan mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia mampu menjadi lulusan yang profesional, adaptif, dan siap bersaing di dunia kerja.

Mahasiswa Teknokrat Implementasikan Ilmu Melalui Praktik Kerja Lapangan di Dinas Pangan Kota Bandar Lampung

Bandar Lampung – Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia, Siti Wulan Azzahra, Khofidhotul Filiana Dewi, dan Novi Rahmadanti tengah melaksanakan kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Dinas Pangan Kota Bandar Lampung sebagai bentuk implementasi pembelajaran akademik secara langsung di lingkungan kerja. Kegiatan Praktik Kerja Lapangan ini menjadi sarana bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman nyata dalam memahami sistem kerja, administrasi, serta pelayanan publik di instansi pemerintahan. Selain itu, mahasiswa juga dapat meningkatkan kemampuan komunikasi, kerja sama tim, disiplin, dan tanggung jawab dalam menyelesaikan berbagai tugas yang diberikan selama pelaksanaan PKL. Baca Juga : Mahasiswa Teknokrat Perkuat Pengalaman Profesional Melalui Magang di PT PLN (Persero) UID Lampung Pelaksanaan kegiatan PKL tersebut dibimbing oleh Reflan Nuari, S.Kom., M.Kom. selaku dosen pembimbing yang memberikan arahan serta pendampingan akademik kepada mahasiswa. Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia mampu mengembangkan kompetensi dan keterampilan profesional sehingga siap menghadapi tantangan dunia kerja di masa mendatang.

Mahasiswa Teknokrat Perkuat Pengalaman Profesional Melalui Magang di PT PLN (Persero) UID Lampung

Bandar Lampung – Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia, Fahad Reyhan Fabian dan Agne Afrianita Putri, tengah melaksanakan program magang mandiri di PT PLN (Persero) UID Lampung sebagai bentuk implementasi pembelajaran praktis di dunia industri. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman kerja nyata kepada mahasiswa sekaligus meningkatkan kompetensi dan kesiapan menghadapi dunia profesional. Selama menjalani program magang, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk memahami proses kerja, budaya organisasi, serta penerapan ilmu pengetahuan secara langsung di lingkungan perusahaan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan keterampilan komunikasi, kerja sama tim, kemampuan analisis, serta tanggung jawab dalam menyelesaikan tugas dan pekerjaan. Baca Juga : Membangun Masa Depan Karier: Langkah Mahasiswa dan Alumni Menjadi Generasi Siap Kerja Program magang mandiri tersebut dibimbing oleh Wulan Rezky Amalya, S.Ak., M.Ak. selaku dosen pembimbing yang turut memberikan arahan dan pendampingan akademik selama pelaksanaan kegiatan. Dengan adanya kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri melalui program magang ini, diharapkan mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia dapat menjadi lulusan yang unggul, adaptif, dan siap bersaing di dunia kerja.

Membangun Masa Depan Karier: Langkah Mahasiswa dan Alumni Menjadi Generasi Siap Kerja

Perkembangan dunia kerja saat ini berlangsung sangat dinamis seiring pesatnya kemajuan teknologi, perubahan kebutuhan industri, serta meningkatnya persaingan di berbagai sektor pekerjaan. Situasi ini membuat mahasiswa dan alumni perguruan tinggi perlu memiliki lebih dari sekadar kemampuan akademik. Mereka juga dituntut untuk mempunyai kesiapan mental, keterampilan praktis, serta pengalaman yang dapat menunjang perjalanan karier di masa mendatang. Sebagian mahasiswa masih beranggapan bahwa memperoleh pekerjaan setelah lulus kuliah merupakan hal yang mudah. Namun pada kenyataannya, dunia profesional memiliki tantangan yang jauh berbeda dibandingkan kehidupan selama menempuh pendidikan di kampus. Karena itu, mahasiswa dan alumni perlu memahami pentingnya mempersiapkan diri sejak dini agar mampu bersaing sekaligus berkembang di lingkungan kerja profesional. Dunia Profesional Tidak Hanya Menilai IPK Nilai akademik memang tetap menjadi bagian penting dalam dunia pendidikan, tetapi perusahaan saat ini memiliki standar penilaian yang lebih luas terhadap calon pekerja. Dunia kerja tidak hanya membutuhkan lulusan dengan prestasi akademik tinggi, melainkan juga individu yang mampu bekerja sama, berpikir kritis, bertanggung jawab, serta mudah beradaptasi terhadap perubahan. Dalam dunia profesional, seseorang akan dihadapkan pada berbagai kondisi nyata yang membutuhkan kemampuan komunikasi, kerja sama tim, serta penyelesaian masalah secara cepat dan tepat. Oleh sebab itu, mahasiswa sebaiknya mulai mengembangkan kemampuan di luar bidang akademik sejak masih berada di bangku perkuliahan. Baca Juga : Alumnus Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung Sukses Berkarier di Industri Teknologi Nasional dan Internasional Berbagai kegiatan seperti organisasi, seminar, pelatihan, maupun program magang dapat menjadi sarana yang efektif untuk memperluas pengalaman sekaligus membangun karakter profesional. Pengalaman Kerja Menjadi Nilai Tambah Kurangnya pengalaman kerja masih menjadi salah satu hambatan utama yang sering dihadapi lulusan baru ketika memasuki dunia kerja. Saat ini, banyak perusahaan lebih mempertimbangkan kandidat yang memiliki pengalaman, meskipun hanya berasal dari kegiatan magang atau proyek sederhana. Magang menjadi salah satu langkah yang paling efektif bagi mahasiswa untuk mengenal lingkungan kerja secara langsung. Dari pengalaman tersebut, mahasiswa dapat memahami budaya kerja, cara berinteraksi secara profesional, hingga belajar menghadapi tanggung jawab pekerjaan yang sesungguhnya. Selain itu, pengalaman kerja sejak masa kuliah juga membantu mahasiswa memahami bidang pekerjaan yang sesuai dengan minat dan kemampuan mereka. Dengan demikian, setelah lulus mereka memiliki tujuan karier yang lebih terarah. Soft Skills Memiliki Peran yang Sangat Penting Di tengah ketatnya persaingan kerja, kemampuan teknis saja belum cukup untuk menunjang kesuksesan karier. Saat ini, perusahaan juga sangat memperhatikan kemampuan soft skills yang dimiliki calon pekerja. Beberapa kemampuan yang banyak dibutuhkan di dunia kerja meliputi: Soft skills sering menjadi faktor pembeda antara satu kandidat dengan kandidat lainnya. Individu yang mampu bekerja sama dengan baik dan memiliki sikap profesional biasanya akan lebih mudah berkembang dalam lingkungan kerja. Pentingnya Adaptasi terhadap Teknologi Kemajuan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam berbagai bidang industri. Saat ini hampir seluruh sektor pekerjaan memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas kerja. Karena itu, mahasiswa dan alumni perlu terus meningkatkan kemampuan digital mereka. Tidak harus menguasai seluruh teknologi secara mendalam, tetapi setidaknya memahami penggunaan perangkat digital, media komunikasi profesional, hingga platform kerja modern. Mengikuti kursus online, webinar, maupun pelatihan bersertifikat dapat menjadi langkah yang tepat untuk meningkatkan kompetensi. Semangat untuk terus belajar akan membantu mahasiswa dan alumni lebih siap menghadapi perkembangan dunia kerja yang terus berubah. Personal Branding dan Relasi Profesional Di era modern, personal branding menjadi salah satu hal yang cukup berpengaruh dalam membangun karier. Cara seseorang menampilkan dirinya, baik secara langsung maupun melalui media sosial profesional, dapat memberikan kesan tertentu bagi perusahaan maupun relasi kerja. Mahasiswa dan alumni dapat mulai membangun citra profesional dengan aktif mengikuti kegiatan positif, menyusun portofolio, serta memperluas jaringan melalui komunitas maupun platform profesional seperti LinkedIn. Jaringan profesional yang luas sering kali membuka peluang baru, mulai dari informasi lowongan pekerjaan hingga kesempatan kerja sama di masa depan. Menjadi Generasi yang Siap Menghadapi Masa Depan Dunia kerja bukan hanya sekadar tempat mencari penghasilan, tetapi juga menjadi ruang untuk belajar, berkembang, dan membangun masa depan yang lebih baik. Oleh sebab itu, mahasiswa dan alumni perlu memiliki pola pikir bahwa proses belajar akan terus berlangsung meskipun telah menyelesaikan pendidikan formal. Kemampuan untuk terus berkembang, berani menghadapi tantangan, serta mampu beradaptasi dengan lingkungan baru akan menjadi modal penting dalam perjalanan karier seseorang. Dengan persiapan yang baik, pengalaman yang terus bertambah, serta kemauan untuk terus belajar, mahasiswa dan alumni akan lebih siap menghadapi dunia kerja modern sekaligus mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan dunia industri. Baca Juga :Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Jalani Magang Mandiri di Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi Lampung

Alumnus Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung Sukses Berkarier di Industri Teknologi Nasional dan Internasional

Bandar Lampung – Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung kembali menunjukkan kualitasnya dalam mencetak lulusan unggul yang mampu bersaing di dunia kerja profesional, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satu kisah inspiratif tersebut datang dari Say Pulung, alumnus Program Studi S1 Informatika yang kini sukses meniti karier di industri teknologi. Baca Juga: Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung Devan Ahmad Pramudia Juara Pilmapres LLDikti Wilayah II 2026, Siap ke Seleksi Nasional Saat ini, Say Pulung bekerja secara profesional di PT Wawasan Inovatif Strategi Handal atau dikenal melalui platform digital wish.co.id. Tidak hanya itu, ia juga dipercaya menangani berbagai proyek jangka pendek (short-term project) sebagai freelancer di Fame Capital, perusahaan berbasis di Australia yang bergerak di bidang teknologi dan investasi digital. Keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata bahwa lulusan Universitas Teknokrat Indonesia memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri global yang terus berkembang pesat, khususnya pada bidang teknologi informasi dan digitalisasi. Dalam keterangannya, Say Pulung mengungkapkan bahwa perjalanan kariernya tidak terlepas dari pengalaman akademik dan organisasi yang diperoleh selama menempuh pendidikan di Universitas Teknokrat Indonesia. Menurutnya, lingkungan kampus yang mendukung pengembangan keterampilan praktis menjadi modal penting dalam membangun karier profesional. Ia mengenang keterlibatannya di Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Robotic sebagai salah satu pengalaman paling berharga selama kuliah. Melalui organisasi tersebut, ia tidak hanya mempelajari pemrograman tingkat lanjut, tetapi juga dilatih untuk memiliki kemampuan berpikir kritis, menyelesaikan masalah, serta beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang sangat cepat. “Pengalaman di UKM Robotic membangun mental saya untuk terus belajar dan beradaptasi, terutama di bidang teknologi yang berkembang sangat cepat. Dari sana saya belajar bagaimana menghadapi tantangan, bekerja dalam tim, serta menerapkan ilmu secara langsung dalam proyek nyata,” ujar Say Pulung. Ia menambahkan bahwa kombinasi antara pembelajaran di ruang kelas dan pengalaman organisasi memberikan fondasi yang kuat dalam menghadapi dunia kerja profesional. Kemampuan teknis yang diperoleh selama kuliah dipadukan dengan soft skill seperti komunikasi, kepemimpinan, dan manajemen proyek menjadi nilai tambah yang sangat dibutuhkan di industri teknologi saat ini. Selain berbagi pengalaman, Say Pulung juga menyampaikan harapannya agar Universitas Teknokrat Indonesia terus memperkuat sinkronisasi antara kurikulum akademik dengan kebutuhan dunia industri. Menurutnya, langkah tersebut penting agar lulusan Teknokrat semakin siap menghadapi persaingan global di era transformasi digital. Prestasi dan perjalanan karier Say Pulung mendapat apresiasi dari Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad. Ia menyatakan rasa bangga terhadap keberhasilan alumnus Teknokrat yang mampu menerapkan ilmu pengetahuan dan keterampilan teknologi secara nyata di dunia industri. “Kami sangat bangga melihat keberhasilan Say Pulung dalam meniti karier di industri teknologi nasional maupun internasional. Ini membuktikan bahwa ekosistem pendidikan di Universitas Teknokrat Indonesia, termasuk pembinaan melalui organisasi mahasiswa seperti UKM Robotic, mampu menghasilkan sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan kompetitif,” ujar Mahathir. Mahathir juga menegaskan bahwa Universitas Teknokrat Indonesia terus berkomitmen memberikan pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman melalui pendekatan pembelajaran berbasis praktik, inovasi, dan teknologi. “Kami berharap semakin banyak mahasiswa dan alumni Teknokrat yang mampu menjadi talenta digital unggulan serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan teknologi Indonesia. Kampus akan terus mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa agar mampu bersaing di tingkat global,” tambahnya. Senada dengan hal tersebut, Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. HM. Nasrullah Yusuf, menyampaikan bahwa keberhasilan alumni merupakan indikator penting keberhasilan perguruan tinggi dalam menjalankan proses pendidikan yang berkualitas dan berorientasi pada kebutuhan industri. Menurutnya, Universitas Teknokrat Indonesia tidak hanya fokus pada pencapaian akademik, tetapi juga membangun karakter, kreativitas, inovasi, dan kemampuan adaptasi mahasiswa melalui berbagai program pengembangan diri. Kisah sukses Say Pulung sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya pelajar SMA/SMK sederajat di Provinsi Lampung, untuk terus mengembangkan potensi diri di bidang teknologi dan digital. Universitas Teknokrat Indonesia hadir sebagai kampus yang menyediakan lingkungan belajar modern, fasilitas lengkap, dosen profesional, serta dukungan penuh terhadap pengembangan minat dan bakat mahasiswa. Sebagai “Kampus Sang Juara”, Universitas Teknokrat Indonesia terus mendorong mahasiswa untuk aktif dalam kegiatan akademik maupun organisasi guna membentuk lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga siap menghadapi tantangan dunia kerja masa depan. Keberhasilan alumnus ini juga sejalan dengan komitmen Universitas Teknokrat Indonesia dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Melalui pendidikan berbasis kompetensi, penguatan keterampilan teknologi, serta pembinaan talenta digital, Universitas Teknokrat Indonesia berkontribusi dalam menciptakan sumber daya manusia unggul yang mampu mendorong inovasi, produktivitas, dan daya saing bangsa di era ekonomi digital global.

Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Jalani Magang Mandiri di Center of Excellence on Metaverse

Bandar Lampung – Tiga mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia, Jois Romauli Simarmata, Muhammad Faris Palingga, dan Robani Diansyah, tengah melaksanakan program magang mandiri di Center of Excellence on Metaverse Universitas Teknokrat Indonesia sebagai bagian dari pengembangan kompetensi dan persiapan menghadapi dunia kerja digital yang terus berkembang. Kegiatan magang ini dibimbing langsung oleh Dr. Heni Sulistiani, S.Kom., M.Kom., yang memberikan arahan serta pendampingan selama proses pelaksanaan magang berlangsung. Melalui program ini, para mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk memperdalam pemahaman mengenai teknologi metaverse, pengembangan digital, hingga implementasi inovasi berbasis teknologi modern yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini. Baca Juga : Mahasiswa Antusias Sambut Program Persiapan Karier TCTC Selama menjalani magang, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman kerja secara langsung, tetapi juga dilatih untuk meningkatkan kemampuan komunikasi, kerja sama tim, kreativitas, serta problem solving dalam lingkungan profesional. Program ini menjadi salah satu langkah nyata Universitas Teknokrat Indonesia dalam mendukung mahasiswa agar mampu bersaing dan siap menghadapi tantangan dunia kerja di era transformasi digital. Dengan adanya kegiatan magang mandiri ini, diharapkan mahasiswa mampu mengembangkan keterampilan praktis sekaligus membangun pengalaman berharga yang dapat menjadi bekal di masa depan, khususnya dalam bidang teknologi dan inovasi digital.

Scroll to top
IndonesiaidIndonesiaIndonesia