Karier

BCA Buka Kesempatan Karier di Bidang Teknologi Informasi bagi Lulusan S1

Kesempatan berkarier di dunia perbankan kembali terbuka bagi para lulusan yang memiliki minat di bidang teknologi informasi. Bank Central Asia (BCA) saat ini membuka lowongan kerja untuk posisi IT Engineer dan IT Support bagi lulusan sarjana (S1) dari berbagai jurusan yang relevan dengan bidang teknologi. Lowongan ini menjadi peluang bagi talenta muda untuk mengembangkan kemampuan serta berkontribusi dalam pengembangan sistem teknologi yang mendukung operasional industri perbankan. Seiring dengan perkembangan transformasi digital di sektor keuangan, kebutuhan akan tenaga profesional di bidang teknologi informasi terus meningkat. Melalui kesempatan ini, kandidat yang terpilih nantinya akan terlibat dalam berbagai aktivitas pengelolaan sistem teknologi, pengembangan infrastruktur digital, serta mendukung operasional teknologi informasi di lingkungan kerja yang profesional dan dinamis. Informasi mengenai lowongan kerja ini turut disampaikan kepada mahasiswa dan alumni melalui Universitas Teknokrat Indonesia melalui Teknokrat Career and Training Center sebagai bagian dari upaya memberikan akses informasi karier bagi lulusan yang sedang mempersiapkan langkah awal di dunia profesional. Sebagai institusi pendidikan yang mengusung konsep Green Campus (Kampus Hijau), Universitas Teknokrat Indonesia juga terus mendorong nilai keberlanjutan (sustainability) dalam berbagai aspek pengembangan mahasiswa dan alumni. Penyebaran informasi peluang kerja seperti ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap United Nations Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada tujuan Pendidikan Berkualitas serta Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Melalui informasi ini, diharapkan para lulusan dapat memanfaatkan peluang yang tersedia untuk mengembangkan potensi diri sekaligus membangun karier profesional di industri perbankan.

Tips and Trick tentang Mencari Pengalaman Nyata Sebelum Lulus

1. Manfaatkan Program Magang Sedini Mungkin Trik:Ambil magang short term (1–3 bulan) jika jadwal kuliah padat. Banyak startup menerima magang fleksibel. 2. Ikut Proyek Freelance atau Part-Time Coba pengalaman kerja ringan seperti: Platform: Trik:Mulai dari proyek kecil berbayar murah, tujuan awalnya portofolio, bukan uang. 3. Terlibat Aktif di Organisasi & Kepanitiaan Pengalaman organisasi dihitung sebagai pengalaman kerja karena mengasah: Trik:Ambil posisi yang relevan dengan karier yang kamu incar.Contoh: kalau mau kerja di HR, jadilah koordinator divisi SDM di organisasi. 4. Ikut Lomba atau Kompetisi Misalnya: Trik:Walau tidak menang, sertifikat peserta + hasil karya sudah bisa jadi portofolio. 5. Bangun Proyek Pribadi Ini powerful banget—perusahaan suka lihat inisiatif pribadi seperti: Trik:Semua proyek bisa dicantumkan dalam CV dan portofolio meskipun bukan tugas kuliah. 6. Networking untuk Dapat Kesempatan Trik:Just 1 alumni bisa membuka peluang 1 pekerjaan. 7. Volunteering (Kerja Sosial) Ini sering diremehkan padahal sangat bernilai: Trik:Ambil posisi yang punya tanggung jawab (bukan hanya panitia teknis) untuk meningkatkan keterampilan manajemen. 8. Ikut Program Kampus di Luar Kelas Misalnya: Trik:Pengalaman riset sangat dihargai, terutama untuk karier analitis, data, atau akademik. 9. Kelola Waktu dengan Baik Gabungkan kuliah + magang + organisasi memang menantang. Tips manajemen waktu: 10. Mulai Sekarang, Jangan Menunggu Siap Banyak mahasiswa menunggu: “Nanti aja kalau udah jago…” Padahal pengalaman justru membuatmu jago.Mulai dari level paling mudah, lalu naik bertahap.

Tips & Trick tentang Mindset yang harus dimiliki mahasiswa ketika ingin melamar suatu pekerjaan

1. Mindset “Belajar Terus, Bukan Harus Sempurna” Banyak mahasiswa takut melamar karena merasa belum cukup skill atau pengalaman.Padahal perusahaan tidak mencari orang sempurna, tetapi orang yang mau belajar. 2. Mindset “Melamar Kerja = Proses, Bukan Balapan” Setiap orang punya timeline yang berbeda.Ada teman yang dapat kerja seminggu, ada yang butuh beberapa bulan. 3. Mindset “Pengalaman Tidak Hanya dari Kerja Formal” Banyak mahasiswa merasa minder: “Saya tidak punya pengalaman kerja.”Padahal yang dilihat HR bukan hanya pengalaman formal. Pengalaman itu bisa berupa: Semua itu valid untuk dimasukkan dalam CV. 4. Mindset “Saya Membawa Nilai, Bukan Meminta Belas Kasihan” Ketika melamar, jangan berpikir kamu tidak punya apa-apa. Kamu punya: Percayalah bahwa kamu punya nilai yang dapat diberikan ke perusahaan. 5. Mindset “Penolakan itu Normal, Bukan Akhir” Ditolak bukan berarti kamu buruk.Sering kali hanya soal: Jadikan penolakan sebagai feedback, bukan alasan untuk berhenti. 6. Mindset “Cari Cocoknya, Bukan Sekadar Kerjanya” Banyak mahasiswa asal masuk kerja apa saja lalu akhirnya burnout atau tidak berkembang. 7. Mindset “Mulai dari Bawah Itu Wajar” Fresh graduate mayoritas memulai dari: Fokus dulu pada pembelajaran & jam terbang.Gaji awal bukan akhir dari kariermu. 8. Mindset “Networking = Kesempatan” Banyak pekerjaan didapat bukan hanya dari apply, tetapi dari koneksi. Jangan malu bangun koneksi dengan alumni, dosen, senior, HR, atau teman lintas jurusan.Networking bukan berarti numpang pamor, tapi bertukar nilai. 9. Mindset “Attitude Mengalahkan IQ dan IPK” IPK bagus penting, tapi attitude bisa lebih menentukan: Banyak perusahaan lebih memilih orang dengan attitude bagus meski skill belum sempurna. 10. Mindset “Kamu yang Mengendalikan Kariermu, Bukan Orang Lain” Orang tua boleh memberi saran, teman boleh memberi opini, tapi yang menjalaninya adalah kamu. Ambil keputusan karier berdasarkan tujuan hidupmu.Jadilah pilot, bukan penumpang dalam perjalanan kariermu.

Scroll to top
IndonesiaidIndonesiaIndonesia