Karier

Lowongan PKL di Rumah Sakit PTN UNILA 2025

✨ Kesempatan Emas untuk Mahasiswa FEB dan FTIK! ✨📢 Dibuka Lowongan PKL di Rumah Sakit PTN UNILA untuk Semester Ganjil 2025. 🔹 Penempatan PIU RSPTN UNILA✔️ Manajemen✔️ Akuntansi✔️ Sistem Informasi 🔹 Penempatan PMSC HETI UNILA✔️ Teknik Sipil✔️ Teknik Elektro 🔥 Kuota terbatas, jangan sampai ketinggalan!Segera daftarkan dirimu dan raih pengalaman berharga di dunia kerja nyata. 👉 Apply sekarang melalui link: http://bit.ly/4n2PJ3U ℹ️ Info lebih lanjut: www.tctc.teknokrat.ac.id

Lowongan PKL di Kemendikti Saintek 2025

Lowongan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di KEMDIKTISAINTEK Universitas Teknokrat Indonesia membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk mengikuti Program Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (KEMDIKTISAINTEK). 🗓️ Pendaftaran dibuka hingga 2 September 2025 Posisi yang Dibutuhkan: Persyaratan dan Informasi Lebih Lanjut Silakan kunjungi tautan berikut untuk syarat lengkap dan pendaftaran:👉 https://bit.ly/PKLDiktisaintek_Batch3_2025 📩 Informasi lebih lanjut dapat menghubungi:Teknokrat Career and Training Center (TCTC)📱 +62 822-7888-9283🌐 tctc.teknokrat.ac.id

Mahasiswa Antusias Sambut Program Persiapan Karier TCTC

Universitas Teknokrat Indonesia melalui Teknokrat Career and Training Center (TCTC) menyelenggarakan acara sosialisasi program pelatihan dan persiapan karier. Acara ini berlangsung pada hari Sabtu, 23 Agustus 2025, pukul 13.30 s.d 15.00 WIB secara daring melalui zoom. Acara tersebut mendapat sambutan penuh antusias dari mahasiswa. Hadir sebagai pemateri tiga narasumber utama, yaitu: Dr. Jafar Fakhrurozi, S.Pd., M.Hum. (Kepala TCTC), Dina Amelia, S.S., M.Hum. (Penanggung Jawab Pelatihan dan Konseling Karier), dan Imam Ahmad, S.Kom., M.Kom. (Penanggung Jawab Tracer Study). Dalam paparannya, Dr. Jafar Fakhrurozi menjelaskan bahwa TCTC merupakan pusat layanan yang fokus pada pengembangan kompetensi mahasiswa, mulai dari pelatihan soft skills dan hard skills, bimbingan karier, hingga persiapan rekrutmen seperti penulisan CV, wawancara, dan simulasi tes kerja. Menurutnya, mahasiswa Teknokrat harus dibekali keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia industri agar mampu bersaing di era digital dan revolusi industri 4.0. Sementara itu, Dina Amelia menekankan pentingnya konseling karier untuk membantu mahasiswa mengenali potensi diri, minat, bakat, serta merancang langkah-langkah karier yang matang. Ia juga memperkenalkan program asesmen minat dan bakat yang akan dilakukan secara berkala. Imam Ahmad kemudian memaparkan program Tracer Study yang bertujuan melacak jejak lulusan, baik dalam hal penyerapan kerja maupun relevansi kompetensi yang diperoleh selama kuliah. Data tracer study ini akan menjadi dasar evaluasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Universitas Teknokrat Indonesia. Selain seminar rutin, TCTC juga akan menghadirkan berbagai kegiatan seperti job fair, praktik kerja lapangan, magang, serta workshop digital marketing, komunikasi efektif, hingga personal branding. Program-program ini dirancang agar mahasiswa tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu berwirausaha dan beradaptasi dengan perubahan dunia kerja. Antusiasme mahasiswa terlihat dari banyaknya pertanyaan dan diskusi yang muncul selama acara berlangsung. Mereka menyambut positif hadirnya TCTC sebagai wadah pembekalan karier yang sistematis dan berkelanjutan. Dengan adanya program persiapan karier ini, Universitas Teknokrat Indonesia semakin meneguhkan komitmennya untuk mencetak lulusan yang unggul, berdaya saing global, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja.(*)

Scroll to top
IndonesiaidIndonesiaIndonesia