Mahasiswa-Berdampak

Mahasiswa Teknokrat Indonesia Laksanakan Magang Di Toyota Auto2000 Rajabasa

Bandar Lampung – Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia, Ahmad Arsyah dan Gede Aprilia Shena, sedang melaksanakan program magang di Toyota Auto2000 Rajabasa guna menambah pengalaman dan mengembangkan kemampuan di dunia kerja. Kegiatan ini menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengenal lingkungan kerja secara langsung sekaligus meningkatkan keterampilan profesional yang dibutuhkan di dunia industri. Dalam pelaksanaan magang, kedua mahasiswa tersebut ikut berpartisipasi dalam berbagai aktivitas perusahaan, seperti administrasi, pengolahan data, pelayanan pelanggan, hingga mendukung kegiatan operasional lainnya. Melalui pengalaman tersebut, mahasiswa diharapkan mampu memahami proses kerja di perusahaan serta meningkatkan kemampuan komunikasi, kerja sama tim, dan sikap tanggung jawab. Baca Juga: “Mahasiswa Teknokrat Indonesia Menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL) di DPRD Kota Bandar Lampung“ Kegiatan magang ini dibimbing oleh dosen Universitas Teknokrat Indonesia, Wulan Rezky Amalya, S.Ak., M.Ak. yang turut memberikan arahan dan pendampingan selama program berlangsung. Pendampingan tersebut bertujuan agar mahasiswa dapat menjalankan magang dengan baik sesuai kebutuhan akademik maupun dunia industri. Melalui program magang di Toyota Auto2000 Rajabasa, mahasiswa diharapkan memperoleh pengetahuan, pengalaman, dan keterampilan yang dapat menjadi bekal untuk menghadapi dunia kerja di masa depan. Program ini juga menjadi bentuk kerja sama antara perguruan tinggi dan perusahaan dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan siap bersaing. Baca Juga: “Magang di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Mahasiswa Teknokrat Asah Keterampilan Profesional“

Mahasiswa Teknokrat Indonesia Menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL) di DPRD Kota Bandar Lampung

Bandar Lampung – Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia, Aniza Nabela, Aura Azhar Naila, dan Bagus Pangestu, tengah melaksanakan program Praktik Kerja Lapangan (PKL) di DPRD Provinsi Lampung sebagai bentuk implementasi pembelajaran dan pengembangan keterampilan di dunia kerja. Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman langsung di lingkungan instansi pemerintahan sekaligus meningkatkan kompetensi profesional. Baca Juga: “Magang di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Mahasiswa Teknokrat Asah Keterampilan Profesional“ Selama menjalani PKL, para mahasiswa terlibat dalam berbagai kegiatan administrasi, pengelolaan data, pelayanan, serta aktivitas operasional lainnya yang mendukung kinerja instansi. Melalui program tersebut, mahasiswa diharapkan mampu memahami sistem kerja secara nyata sekaligus meningkatkan kemampuan komunikasi, kerja sama tim, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas. Program PKL ini mendapat bimbingan dari dosen Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. Jafar Fakhrurozi, S.Pd., M.Hum., yang secara aktif memberikan arahan dan pendampingan selama pelaksanaan kegiatan berlangsung. Bimbingan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan mahasiswa dapat menjalankan PKL sesuai dengan tujuan akademik dan kebutuhan dunia kerja. Baca Juga: “Mahasiswa Teknokrat Indonesia Jalani Program Magang di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Bandar Lampung“ Melalui kegiatan PKL di DPRD Provinsi Lampung, mahasiswa diharapkan mampu memperoleh wawasan, pengalaman, serta keterampilan yang dapat menjadi bekal dalam menghadapi tantangan dunia profesional di masa mendatang. Program ini juga menjadi bentuk sinergi antara perguruan tinggi dan instansi pemerintah dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas, adaptif, dan siap bersaing di era modern.

Tingkatkan Pengalaman Kerja, Mahasiswa Teknokrat Magang di BP3MI

Bandar Lampung – Sebagai bentuk pengembangan kompetensi dan kesiapan menghadapi dunia kerja, mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia melaksanakan program magang mandiri di BP3MI (Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia). Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa, yaitu Muhamad Rofiansyah. Melalui program magang mandiri tersebut, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengenal secara langsung sistem kerja di lingkungan pemerintahan, khususnya pada bidang administrasi dan pelayanan umum di Sekretariat Daerah Provinsi Lampung. Selama menjalani kegiatan magang, mahasiswa mendapatkan pengalaman berharga dalam memahami proses kerja instansi, tata kelola administrasi, serta budaya kerja profesional di lingkungan pemerintahan. Baca Juga : “Mahasiswa Teknokrat Jalani Magang Mandiri di Biro Umum Setda Provinsi Lampung“ Kegiatan ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk meningkatkan kemampuan komunikasi, kerja sama tim, kedisiplinan, serta tanggung jawab dalam menyelesaikan berbagai tugas yang diberikan selama proses magang berlangsung. Pengalaman tersebut diharapkan mampu memperkuat kesiapan mahasiswa dalam menghadapi tantangan dunia kerja di masa mendatang. Dalam pelaksanaannya, program magang mandiri ini dibimbing oleh dosen pendamping Imam Ahmad, S.Kom., M.Kom., yang turut memberikan arahan, pemantauan, serta evaluasi agar mahasiswa dapat menjalankan kegiatan magang secara optimal dan memperoleh manfaat pembelajaran secara maksimal. Baca Juga: “https://tctc.teknokrat.ac.id/job/helpdesk-engineer-it/“ Melalui kegiatan magang mandiri ini, Universitas Teknokrat Indonesia terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan mahasiswa agar tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki pengalaman dan kompetensi profesional yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan instansi pemerintahan saat ini.

Mahasiswa Teknokrat Ikuti Magang Mandiri di Sekretariat DPRD Provinsi Lampung untuk Tingkatkan Kompetensi Profesional

Bandar Lampung – Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia kembali menunjukkan kesiapan dalam menghadapi dunia kerja melalui program magang mandiri di Sekretariat DPRD Provinsi Lampung. Kegiatan ini diikuti oleh tiga mahasiswa, yaitu Kms. Bismar Mochammad Fathurrahman, Kurnia Ramadhanti Tuhaza, dan Jessica Angelina Hutauruk. Program magang mandiri tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman kerja secara langsung di lingkungan pemerintahan, khususnya dalam bidang administrasi, pelayanan kelembagaan, serta tata kelola kegiatan kedewanan. Selama menjalani magang, mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk memahami proses kerja di instansi pemerintahan dan meningkatkan kemampuan profesional dalam lingkungan kerja nyata. Baca Juga: “Mahasiswa Teknokrat Jalani Magang Mandiri di BYD Arista Lampung untuk Tingkatkan Pengalaman Profesional“ Selain memperluas wawasan dan pengalaman, kegiatan ini juga membantu mahasiswa dalam mengembangkan kemampuan komunikasi, kerja sama tim, kedisiplinan, serta tanggung jawab dalam menyelesaikan tugas yang diberikan. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi bekal berharga bagi mahasiswa dalam mempersiapkan diri menghadapi persaingan dunia kerja di masa mendatang. Dalam pelaksanaannya, kegiatan magang mandiri ini dibimbing oleh dosen pendamping Yusra Fernando, S.Kom., M.Kom., yang memberikan arahan, pendampingan, dan evaluasi kepada mahasiswa agar pelaksanaan magang berjalan dengan baik dan memberikan manfaat optimal bagi pengembangan kompetensi mahasiswa. Baca Juga: “Mahasiswa Teknokrat Perkuat Kompetensi Profesional Melalui PKL di Disdukcapil“ Melalui program magang mandiri ini, Universitas Teknokrat Indonesia terus berkomitmen menciptakan lulusan yang unggul, adaptif, dan memiliki kesiapan profesional yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja maupun instansi pemerintahan di era modern.

Mahasiswa Teknokrat Jalani Magang Mandiri di BYD Arista Lampung untuk Tingkatkan Pengalaman Profesional

Bandar Lampung – Dalam upaya meningkatkan kompetensi dan kesiapan menghadapi dunia kerja, mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia melaksanakan program magang mandiri di BYD Arista Lampung. Kegiatan magang ini diikuti oleh dua mahasiswa, yaitu Azzellia Azharah Asmanto dan Dini Aka Desvia. Program magang mandiri tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman kerja secara langsung di lingkungan industri otomotif yang terus berkembang pesat. Selama menjalankan kegiatan magang, mahasiswa mendapatkan wawasan mengenai dunia kerja profesional, sistem pelayanan perusahaan, serta proses operasional yang diterapkan di industri otomotif modern. Baca Juga: “Mahasiswa Teknokrat Perkuat Kompetensi Profesional Melalui PKL di Disdukcapil“ Selain memperluas pengetahuan dan pengalaman kerja, kegiatan ini juga membantu mahasiswa dalam meningkatkan kemampuan komunikasi, kerja sama tim, tanggung jawab, serta keterampilan profesional lainnya yang dibutuhkan di dunia kerja. Melalui keterlibatan langsung dalam aktivitas perusahaan, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan kemampuan adaptasi dan etos kerja yang baik. Dalam pelaksanaannya, kegiatan magang mandiri ini dibimbing oleh dosen pendamping Kemala Puji, S.E.I., M.E., yang turut memberikan arahan, pendampingan, dan evaluasi agar mahasiswa dapat menjalankan kegiatan magang dengan optimal dan memperoleh manfaat pembelajaran yang maksimal. Baca Juga: “Membangun Kesiapan Karier: Langkah Strategis Mahasiswa dan Alumni Menghadapi Dunia Kerja“ Melalui program magang mandiri ini, Universitas Teknokrat Indonesia terus mendukung pengembangan kualitas mahasiswa agar tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki pengalaman dan kompetensi profesional yang relevan dengan kebutuhan dunia industri saat ini.

Mahasiswa Teknokrat Perkuat Kompetensi Profesional Melalui PKL di Disdukcapil

Bandar Lampung – Sebagai bentuk upaya dalam meningkatkan kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja, mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia melaksanakan kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bandar Lampung. Kegiatan ini diikuti oleh tiga mahasiswa, yaitu Abdul Qoyum, Divka Ferdiansyah, dan Dwiki Ade Saputra. Program PKL tersebut menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang telah dipelajari selama perkuliahan ke dalam lingkungan kerja secara langsung. Selama menjalankan kegiatan di instansi pemerintahan tersebut, mahasiswa memperoleh pengalaman dalam memahami proses administrasi kependudukan, pelayanan masyarakat, serta pengelolaan data dan dokumen kependudukan berbasis teknologi informasi. Baca Juga: “Membangun Kesiapan Karier: Langkah Strategis Mahasiswa dan Alumni Menghadapi Dunia Kerja“ Selain menambah wawasan dan pengalaman kerja, kegiatan ini juga membantu mahasiswa dalam mengembangkan kemampuan komunikasi, kerja sama tim, serta sikap profesional di lingkungan kerja. Melalui keterlibatan langsung di dunia kerja, mahasiswa diharapkan mampu meningkatkan kompetensi dan kesiapan mereka dalam menghadapi tantangan karier di masa mendatang. Dalam pelaksanaannya, kegiatan PKL ini mendapat bimbingan dari dosen pendamping Parjito, S.Kom., M.Cs., yang secara aktif memberikan arahan, pemantauan, serta evaluasi kepada mahasiswa agar kegiatan berjalan dengan baik dan memberikan manfaat maksimal bagi proses pembelajaran. Baca Juga: “Mahasiswa Teknokrat Laksanakan PKL di Bank Syari’ah Indonesia KC Tanjung Karan“ Melalui program PKL ini, Universitas Teknokrat Indonesia terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki pengalaman, keterampilan, dan kesiapan profesional yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan instansi pemerintahan di era digital saat ini.

Siap Go Professional! Mahasiswa Informatika Teknokrat Magang di Bappeda Lampung

Bandar Lampung – Mahasiswa Program Studi Informatika Universitas Teknokrat Indonesia, yaitu Hendi Setiawan, Tio Fani Ari Aji Putra, dan Wildan Pratama, saat ini sedang melaksanakan kegiatan magang mandiri di instansi pemerintahan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Lampung. Kegiatan magang ini merupakan salah satu bentuk implementasi pembelajaran yang bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam mengenal dunia kerja serta menerapkan ilmu yang telah dipelajari selama perkuliahan. Baca Juga: Membangun Kesiapan Karier: Langkah Strategis Mahasiswa dan Alumni Menghadapi Dunia Kerja Selama menjalani program magang, para mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk mempelajari berbagai proses kerja yang berkaitan dengan perencanaan pembangunan daerah, pengolahan data, serta pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung kegiatan administrasi dan pelayanan publik. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat meningkatkan kemampuan teknis, keterampilan komunikasi, serta pemahaman mengenai sistem kerja di lingkungan instansi pemerintahan. Kegiatan magang mandiri ini dilaksanakan dengan bimbingan dari dosen pembimbing Yusra Fernando, S.Kom., M.Kom., yang memberikan arahan serta pendampingan selama proses magang berlangsung. Dengan adanya bimbingan tersebut, diharapkan para mahasiswa dapat menjalankan kegiatan magang dengan baik serta memperoleh pengalaman yang bermanfaat bagi pengembangan kompetensi di masa depan. Program magang ini diharapkan dapat menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja secara profesional, sekaligus menambah wawasan mengenai praktik kerja nyata di bidang perencanaan pembangunan dan administrasi pemerintahan. Baca Juga: Mahasiswa Teknokrat Laksanakan Magang Mandiri di Bank BSI KC Bandar Lampung

Menyongsong Dunia Kerja: Strategi Mahasiswa dan Alumni Membangun Karier di Era Modern

Perpindahan dari dunia akademikke dunia profesionaladalah salah satu tahapkrusial dalam kehidupan mahasiswa dan lulusan. Masa ini sering kali menjadi momen awal bagi individu untuk memulai karier, meningkatkan potensi diri, danmemberikankontribusiyangsignifikan di dalam masyarakat. Namun, tidak bisadisangkal bahwa langkah memasuki dunia pekerjaanseringkali menghadirkan berbagai rintangan, terutama bagi freshgraduate yang belum memiliki pengalaman kerja yang cukup. Artikel ini bertujuan untuk memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang dunia kerja serta mendukung mahasiswa dan alumni dalam mempersiapkan diri secara lebih optimal. Dengan persiapan yang baik, mahasiswa dan alumni akan lebih mudah untuk memperoleh pekerjaan serta dapat berkembang dan beradaptasi di dunia profesional. Lingkungan Kerja yang Selalu Berevolusi Saat ini, dunia kerja tengah mengalami perkembangan yang sangat cepat. Perkembangan teknologi, globalisasi, dan perubahan tuntutan industri menyebabkan banyak sektor pekerjaan terus mengalami perubahan. Banyak pekerjaan baru bermunculan seiring dengan kemajuan teknologi digital, sementara beberapa pekerjaan tradisional mulai menyesuaikan diri dengan metode kerja yang lebih modern. Perubahan ini mengharuskan mahasiswa dan alumni untuk memiliki kemampuan belajar yang terus-menerus. Pengetahuan yang didapatkan selama perkuliahan memang merupakan dasar yang signifikan, namun kemampuan untuk terus mengupdate pengetahuan dan keterampilan juga merupakan faktor yang sangat penting. Baca Juga : International Guest Lecture Alert! Mahasiswa dan alumni yang dapat menyesuaikan diri dengan perubahan serta mengikuti tren terkini akan memiliki kesempatan lebih untuk meraih kesuksesan di lingkungan kerja. Menyusun Persiapan Sejak Masa Perkuliahan Salah satu kesalahan umum adalah menunggu sampai lulus kuliah untuk mulai bersiap menghadapi dunia kerja. Sebenarnya, periode kuliah adalah momen yang sangat ideal untuk mulai menyiapkan diri. Mahasiswa dapat memanfaatkan berbagai peluang yang ada di lingkungan kampus, seperti menjadi anggota organisasi kemahasiswaan, mengikuti seminar, pelatihan, lomba, atau program magang. Aktivitas-aktivitas tersebut tidak hanya memberikan pengalaman baru, namun juga mendukung mahasiswa dalam mengembangkan kemampuan yang sangat dibutuhkan di dunia profesional. Di samping itu, partisipasi dalam beragamkegiatan di luar kelas juga dapat membantu mahasiswa memahami minat dan kemampuan diri. Memahami bidang yang paling menarik akan memudahkan mahasiswa dalam menentukan jalur karier yang diinginkan setelah lulus. Mengasah Cara Berpikir Profesional Masukke dunia pekerjaan tidak hanya membutuhkan keterampilan teknis, tetapi juga memerlukan mindset profesional. Mahasiswa serta alumni harus mulai mengembangkan sikap disiplin, bertanggung jawab, dan komitmen terhadap pekerjaan yang dijalani. Ditempat kerja, individudiharapkan mampu menyelesaikan pekerjaansesuaitenggat waktu, berkolaborasi dengan berbagai pihak, serta menghadapi tantangan dengan sikap yang optimis. Oleh karena itu,sangat penting bagi mahasiswa untuk mulai membangunkebiasaan baik sejak masa kuliah, seperti mengelola waktu dengan efisien,mempertahankan integritas, dan menghargai proses belajar. Pola pikir seorang profesional juga mencakup kemampuan untuk menerima masukan dan terus melakukanperbaikan diri. Lingkungan kerja adalaharenapembelajaran yang sangat dinamis, sehingga kemampuan untuk beradaptasi menjadi salah satu kunci utama kesuksesan. Peran Teknologi dalam Mengembangkan Karier Di zaman digital sekarang, teknologi memainkan peran yang sangat penting dalam dunia pekerjaan. Berbagai perusahaan memanfaatkan teknologi guna meningkatkan efisiensi kerja, memperluas cakupan bisnis, dan menciptakan inovasi baru. Mahasiswa dan alumni harusmenggunakan teknologi sebagai sarana untuk meningkatkan diri dan membangun karier. Salah satu metode yang bisa dilakukan adalah dengan membuat portofolio digital yang menunjukkanketerampilan dan pengalaman yang dimiliki. Serta, berbagai platform digital juga bisadigunakan untuk mencari info lowongan kerja, mengikuti pelatihan daring,dan membangun jaringan profesional. Dengan memanfaatkan teknologi secara optimal,kesempatan untuk berkembang di dunia pekerjaan akan semakin luas. Signifikansi Rasa Percaya Diri dan Keinginan untuk Belajar Salah satu hambatanutama bagi lulusan baru adalah kurangnya rasa percaya diri saat memasuki dunia kerja. Situasi ini sering muncul karena mereka merasa kurangberpengalaman dibandingkan dengan karyawan yang lebih senior. Akantetapi,perlu diingat bahwa setiap profesional juga pernah mengalamitahap yang sama saatmenjadi pemula. Apa yang membedakan adalah niat untuk belajar dan kemampuan untuk terus maju. Mahasiswa dan alumni harusberani untuk mencoba, mengambilpelajaran dari pengalaman, serta tidak gentar menghadapi kegagalan. Setiap pengalaman, baik yang sukses maupun yang gagal, akan memberikan pelajaran berharga dalam perjalanan karier individu. Tujuan Utama: Menghasilkan Lulusan yang Siap Bekerja Tujuan utama pendidikan tinggi adalah menghasilkan generasi yang tidak hanya berpengetahuan, tetapi juga mampu berkarya dan berkontribusiuntuk masyarakat. Mahasiswa dan alumni diharapkan menggunakanpengetahuan yang telah didapat untuk menciptakan inovasi, menyelesaikan masalah, serta memberikan pengaruh positif di tempat kerja dan masyarakat luas. Dengan persiapan yang baik, pengalaman yang semakin bertambah, serta dorongan untuk terus belajar, mahasiswa dan alumni akan dapat menghadapi berbagai tantangan di dunia kerja dengan rasa percaya diri yang lebih. Dunia kerja bukanlah penutup dari proses pembelajaran,tetapipermulaan dari perjalanan panjang untuk terus maju, berkontribusi, dan mewujudkan berbagai kesempatan yang ada di masa depan Baca Juga : Bank Citra membuka lowongan pekerjaan bagi Alumni Universitas Teknokrat Indonesias

Alumni Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung Berkiprah di Perbankan Nasional, Perkuat Keamanan Siber di Era Digital

Bandar Lampung – Kiprah alumni Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) di tingkat nasional kembali menunjukkan prestasi yang membanggakan. Salah satu alumni terbaiknya, Radytia Rifandi, lulusan Program Studi Informatika, kini sukses meniti karier profesional di sektor perbankan nasional, tepatnya di PT Bank Nagari (Bank Pembangunan Daerah Sumatera Barat). Baca Juga: Mahasiswa Antusias Sambut Program Persiapan Karier TCTC Di perusahaan tersebut, Radytia dipercaya menempati posisi strategis pada Unit Kerja Ketahanan dan Keamanan Siber di bawah Divisi Teknologi Digitalisasi. Peran ini menjadi sangat penting di tengah meningkatnya kebutuhan industri perbankan terhadap sistem keamanan digital yang andal guna melindungi data dan transaksi nasabah. Penempatan Radytia di bidang keamanan siber mencerminkan kesesuaian antara kurikulum pendidikan di Universitas Teknokrat Indonesia dengan tuntutan dunia industri, khususnya dalam menghadapi transformasi digital yang semakin pesat. Dalam keterangannya, Radytia mengungkapkan bahwa pengalaman selama menempuh pendidikan di Teknokrat memberikan bekal yang sangat kuat untuk menghadapi dunia kerja. “Lingkungan kampus yang kondusif serta dukungan dosen yang kompeten sangat membantu saya dalam membangun fondasi pengetahuan di bidang teknologi. Apa yang saya pelajari di bangku kuliah sangat relevan dengan kebutuhan industri saat ini,” ujar Radytia. Ia juga memberikan pesan motivasi kepada mahasiswa agar dapat memanfaatkan masa kuliah secara maksimal untuk mengembangkan potensi diri. “Jangan ragu menghadapi tantangan. Proses yang dijalani hari ini akan sangat menentukan kesuksesan di masa depan. Gunakan waktu kuliah untuk terus belajar dan meningkatkan kompetensi,” tambahnya. Keberhasilan Radytia ini mendapatkan apresiasi dari Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M., yang menyampaikan rasa bangganya terhadap capaian para alumni. “Kami sangat mengapresiasi pencapaian Radytia Rifandi. Ini menjadi bukti bahwa lulusan Universitas Teknokrat Indonesia mampu bersaing dan berkontribusi di dunia kerja. Kami berharap seluruh alumni dapat terus berkembang, baik sebagai profesional maupun wirausahawan, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ungkapnya. Peran alumni Universitas Teknokrat Indonesia dalam bidang keamanan siber menjadi semakin penting di tengah meningkatnya ancaman digital di sektor keuangan. Keamanan data dan transaksi menjadi prioritas utama bagi industri perbankan, sehingga membutuhkan tenaga profesional yang memiliki kompetensi tinggi di bidang teknologi informasi. Keberhasilan Radytia juga menunjukkan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mencetak sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Kurikulum yang berbasis kebutuhan industri, didukung dengan fasilitas pembelajaran yang modern, menjadi kunci dalam menghasilkan lulusan yang siap kerja. Selain itu, pengalaman belajar yang didukung oleh lingkungan akademik yang kondusif serta kegiatan praktikum yang relevan turut memperkuat kesiapan mahasiswa dalam menghadapi dunia profesional.

Alumni S1 Pendidikan Olahraga Universitas Teknokrat Indonesia Jadi Guru PNS di Mesuji, Bukti Nyata Kualitas Pendidikan Kampus

Bandar Lampung – Keberhasilan lulusan dalam menembus dunia kerja kembali menjadi indikator kuat kualitas pendidikan di Universitas Teknokrat Indonesia. Salah satu capaian membanggakan datang dari Angga Leo Setyawan, alumnus Program Studi S1 Pendidikan Olahraga Fakultas Sastra dan Ilmu Pendidikan, yang kini resmi mengemban amanah sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) atau guru PNS di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Mesuji. Baca Juga: LOWONGAN KERJA DIGITALIZATION PROJECT MANAGEMENT OFFICER DI ASTRA INTERNASIONAL Penempatan Angga sebagai tenaga pendidik di wilayah Kabupaten Mesuji menjadi bukti bahwa lulusan Universitas Teknokrat Indonesia memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja, khususnya di sektor pendidikan. Keberhasilan ini sekaligus mempertegas peran perguruan tinggi dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang mampu berkontribusi langsung bagi masyarakat. Dalam keterangannya, Angga mengungkapkan rasa syukur atas perjalanan akademiknya di Universitas Teknokrat Indonesia. Ia menilai bahwa lingkungan kampus yang kondusif, didukung fasilitas lengkap serta tenaga pengajar profesional, menjadi faktor penting dalam membentuk kompetensi dirinya sebagai calon pendidik. “Saya sangat bersyukur pernah menempuh pendidikan di Teknokrat. Fasilitas olahraga yang lengkap serta dosen yang kompeten sangat membantu saya dalam mempersiapkan diri menjadi guru profesional,” ujarnya. Lebih lanjut, Angga juga memberikan motivasi kepada lulusan SMA/SMK untuk tidak ragu memilih Program Studi Pendidikan Olahraga di Universitas Teknokrat Indonesia. Menurutnya, kurikulum yang diterapkan telah disusun secara adaptif dan selaras dengan kebutuhan dunia kerja saat ini. Keberhasilan Angga mendapat apresiasi dari Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Mahathir Muhammad. Ia menyampaikan kebanggaannya atas capaian tersebut sebagai bukti bahwa sistem pendidikan di kampus telah berjalan sesuai standar mutu yang tinggi. “Kami sangat bangga atas pencapaian Angga Leo Setyawan. Ini menunjukkan bahwa lulusan Universitas Teknokrat Indonesia mampu bersaing dan berkontribusi nyata di sektor publik. Kami berharap Angga dapat menjadi guru yang profesional, amanah, serta memberikan dampak positif bagi kemajuan pendidikan di daerah,” ungkapnya. Universitas Teknokrat Indonesia sendiri terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui penguatan sarana dan prasarana, peningkatan kompetensi dosen, serta pengembangan kurikulum berbasis kebutuhan industri dan masyarakat. Upaya ini dilakukan guna mempertahankan posisi sebagai salah satu perguruan tinggi swasta unggulan yang berorientasi pada masa depan mahasiswa. Keberhasilan Angga Leo Setyawan sebagai guru PNS di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Mesuji juga mencerminkan kontribusi nyata Universitas Teknokrat Indonesia dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pada SDG 4 (Pendidikan Berkualitas). Melalui lulusan yang terserap sebagai tenaga pendidik profesional, universitas turut berperan dalam meningkatkan kualitas pendidikan dasar di daerah, termasuk wilayah Kabupaten Mesuji. Kehadiran guru yang kompeten menjadi kunci dalam menciptakan generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Selain itu, penyediaan fasilitas pembelajaran yang modern dan lingkungan akademik yang kondusif selama masa studi memastikan mahasiswa mendapatkan pengalaman pendidikan berkualitas. Hal ini pada akhirnya berdampak pada peningkatan akses pendidikan yang inklusif dan merata. Dengan komitmen berkelanjutan dalam mencetak lulusan unggul, Universitas Teknokrat Indonesia terus berperan aktif dalam membangun sektor pendidikan nasional serta menciptakan dampak positif yang luas bagi masyarakat dan pembangunan bangsa. Baca Juga: Panduan Dunia Kerja untuk Mahasiswa dan Alumni

Scroll to top
IndonesiaidIndonesiaIndonesia