Alumni

Alumni Talk Bekali Calon Wisudawan Teknokrat Meniti Karier ASN

Universitas Teknokrat Indonesia melalui Teknokrat Career and Training Center (TCTC) akan menyelenggarakan kegiatan Alumni Talk bertajuk “Building a Career as an ASN” pada Sabtu, 11 Juli 2026 pukul 13.30 WIB hingga selesai secara daring melalui Zoom. Kegiatan ini diperuntukkan bagi calon wisudawan Periode 1 Juli 2026 serta mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia sebagai bekal dalam mempersiapkan karier setelah lulus. Alumni Talk menghadirkan dua alumni Universitas Teknokrat Indonesia yang telah berhasil berkarier sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), yaitu Pipit Juwarshis, S.Kom, PNS pada Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Provinsi Lampung, serta Muhamad Fariq Adiansyah, S.Kom, PNS pada Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Lampung. Melalui kegiatan ini, peserta akan memperoleh wawasan mengenai perjalanan karier para narasumber, mulai dari persiapan menghadapi seleksi ASN, strategi belajar yang efektif, pengalaman selama proses rekrutmen, hingga tantangan dan peluang dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara. Selain itu, peserta juga akan mendapatkan motivasi untuk membangun karier yang profesional, berintegritas, dan berdampak bagi masyarakat. Kepala Teknokrat Career and Training Center (TCTC), Dr. Jafar Fakhrurozi, S.Pd., M.Hum., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen universitas dalam memberikan layanan pengembangan karier yang relevan dengan kebutuhan lulusan. “Alumni Talk ini kami selenggarakan sebagai ruang belajar langsung dari para alumni yang telah sukses meniti karier di dunia kerja, khususnya sebagai ASN. Kami berharap calon wisudawan dan mahasiswa memperoleh gambaran nyata mengenai proses yang harus dipersiapkan, sehingga mereka memiliki motivasi, strategi, dan kepercayaan diri untuk bersaing dalam seleksi ASN maupun karier profesional lainnya. TCTC akan terus menghadirkan berbagai program pengembangan karier agar lulusan Universitas Teknokrat Indonesia semakin siap memasuki dunia kerja,” ujar Dr. Jafar Fakhrurozi. Kegiatan Alumni Talk merupakan salah satu rangkaian program Career Preparation Program yang diselenggarakan oleh TCTC untuk mendukung kesiapan karier mahasiswa dan lulusan Universitas Teknokrat Indonesia. Program ini menghadirkan praktisi, alumni, dan berbagai narasumber dari dunia kerja agar peserta memperoleh wawasan yang aplikatif sesuai dengan perkembangan kebutuhan dunia profesional. Melalui kegiatan ini, Universitas Teknokrat Indonesia berharap para calon wisudawan dan mahasiswa tidak hanya memiliki kompetensi akademik yang unggul, tetapi juga kesiapan mental, strategi, serta informasi yang memadai dalam meraih karier impian, termasuk menjadi Aparatur Sipil Negara yang profesional dan berdedikasi bagi bangsa dan negara.

Alumnus Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung Sukses Berkarier di Industri Teknologi Nasional dan Internasional

Bandar Lampung – Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung kembali menunjukkan kualitasnya dalam mencetak lulusan unggul yang mampu bersaing di dunia kerja profesional, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satu kisah inspiratif tersebut datang dari Say Pulung, alumnus Program Studi S1 Informatika yang kini sukses meniti karier di industri teknologi. Baca Juga: Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung Devan Ahmad Pramudia Juara Pilmapres LLDikti Wilayah II 2026, Siap ke Seleksi Nasional Saat ini, Say Pulung bekerja secara profesional di PT Wawasan Inovatif Strategi Handal atau dikenal melalui platform digital wish.co.id. Tidak hanya itu, ia juga dipercaya menangani berbagai proyek jangka pendek (short-term project) sebagai freelancer di Fame Capital, perusahaan berbasis di Australia yang bergerak di bidang teknologi dan investasi digital. Keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata bahwa lulusan Universitas Teknokrat Indonesia memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri global yang terus berkembang pesat, khususnya pada bidang teknologi informasi dan digitalisasi. Dalam keterangannya, Say Pulung mengungkapkan bahwa perjalanan kariernya tidak terlepas dari pengalaman akademik dan organisasi yang diperoleh selama menempuh pendidikan di Universitas Teknokrat Indonesia. Menurutnya, lingkungan kampus yang mendukung pengembangan keterampilan praktis menjadi modal penting dalam membangun karier profesional. Ia mengenang keterlibatannya di Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Robotic sebagai salah satu pengalaman paling berharga selama kuliah. Melalui organisasi tersebut, ia tidak hanya mempelajari pemrograman tingkat lanjut, tetapi juga dilatih untuk memiliki kemampuan berpikir kritis, menyelesaikan masalah, serta beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang sangat cepat. “Pengalaman di UKM Robotic membangun mental saya untuk terus belajar dan beradaptasi, terutama di bidang teknologi yang berkembang sangat cepat. Dari sana saya belajar bagaimana menghadapi tantangan, bekerja dalam tim, serta menerapkan ilmu secara langsung dalam proyek nyata,” ujar Say Pulung. Ia menambahkan bahwa kombinasi antara pembelajaran di ruang kelas dan pengalaman organisasi memberikan fondasi yang kuat dalam menghadapi dunia kerja profesional. Kemampuan teknis yang diperoleh selama kuliah dipadukan dengan soft skill seperti komunikasi, kepemimpinan, dan manajemen proyek menjadi nilai tambah yang sangat dibutuhkan di industri teknologi saat ini. Selain berbagi pengalaman, Say Pulung juga menyampaikan harapannya agar Universitas Teknokrat Indonesia terus memperkuat sinkronisasi antara kurikulum akademik dengan kebutuhan dunia industri. Menurutnya, langkah tersebut penting agar lulusan Teknokrat semakin siap menghadapi persaingan global di era transformasi digital. Prestasi dan perjalanan karier Say Pulung mendapat apresiasi dari Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad. Ia menyatakan rasa bangga terhadap keberhasilan alumnus Teknokrat yang mampu menerapkan ilmu pengetahuan dan keterampilan teknologi secara nyata di dunia industri. “Kami sangat bangga melihat keberhasilan Say Pulung dalam meniti karier di industri teknologi nasional maupun internasional. Ini membuktikan bahwa ekosistem pendidikan di Universitas Teknokrat Indonesia, termasuk pembinaan melalui organisasi mahasiswa seperti UKM Robotic, mampu menghasilkan sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan kompetitif,” ujar Mahathir. Mahathir juga menegaskan bahwa Universitas Teknokrat Indonesia terus berkomitmen memberikan pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman melalui pendekatan pembelajaran berbasis praktik, inovasi, dan teknologi. “Kami berharap semakin banyak mahasiswa dan alumni Teknokrat yang mampu menjadi talenta digital unggulan serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan teknologi Indonesia. Kampus akan terus mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa agar mampu bersaing di tingkat global,” tambahnya. Senada dengan hal tersebut, Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. HM. Nasrullah Yusuf, menyampaikan bahwa keberhasilan alumni merupakan indikator penting keberhasilan perguruan tinggi dalam menjalankan proses pendidikan yang berkualitas dan berorientasi pada kebutuhan industri. Menurutnya, Universitas Teknokrat Indonesia tidak hanya fokus pada pencapaian akademik, tetapi juga membangun karakter, kreativitas, inovasi, dan kemampuan adaptasi mahasiswa melalui berbagai program pengembangan diri. Kisah sukses Say Pulung sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya pelajar SMA/SMK sederajat di Provinsi Lampung, untuk terus mengembangkan potensi diri di bidang teknologi dan digital. Universitas Teknokrat Indonesia hadir sebagai kampus yang menyediakan lingkungan belajar modern, fasilitas lengkap, dosen profesional, serta dukungan penuh terhadap pengembangan minat dan bakat mahasiswa. Sebagai “Kampus Sang Juara”, Universitas Teknokrat Indonesia terus mendorong mahasiswa untuk aktif dalam kegiatan akademik maupun organisasi guna membentuk lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga siap menghadapi tantangan dunia kerja masa depan. Keberhasilan alumnus ini juga sejalan dengan komitmen Universitas Teknokrat Indonesia dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Melalui pendidikan berbasis kompetensi, penguatan keterampilan teknologi, serta pembinaan talenta digital, Universitas Teknokrat Indonesia berkontribusi dalam menciptakan sumber daya manusia unggul yang mampu mendorong inovasi, produktivitas, dan daya saing bangsa di era ekonomi digital global.

Alumni Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung Sukses Berkarier sebagai ASN di Pemkab Tanggamus

Bandar Lampung – Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung kembali membuktikan kualitasnya sebagai perguruan tinggi unggulan di Lampung dalam mencetak lulusan yang mampu bersaing di dunia kerja. Salah satu alumni yang berhasil menunjukkan kiprahnya adalah Ega Delviani, S.M., lulusan Program Studi S1 Manajemen yang kini berkarier sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Kabupaten Tanggamus. Baca Juga: Mahasiswa Teknokrat Kampus Terbaik di Lampung Borong Medali di Kejuaraan Pencak Silat Gubernur Cup I 2026 Saat ini, Ega dipercaya mengemban tugas sebagai Analis SDM Aparatur Ahli Pertama pada Bidang Pengembangan ASN di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tanggamus. Posisi tersebut menuntut kompetensi profesional, ketelitian, serta pemahaman mendalam terkait pengelolaan sumber daya manusia di sektor pemerintahan. Dalam keterangannya, Ega menyampaikan rasa syukur atas pendidikan yang ia tempuh di Universitas Teknokrat Indonesia. Ia menilai bahwa pengalaman akademik yang diperoleh selama masa perkuliahan menjadi fondasi penting dalam membangun kesiapan kariernya. Ia juga menyoroti lingkungan belajar yang kondusif serta fasilitas kampus yang lengkap sebagai faktor pendukung keberhasilannya. Menurutnya, kombinasi antara teori dan praktik yang seimbang, serta bimbingan dari dosen profesional, memberikan pengalaman belajar yang komprehensif. “Fasilitas kampus sangat mendukung, suasana belajar nyaman, dan kegiatan mahasiswa juga diperhatikan. Hal ini membuat proses belajar menjadi lebih maksimal,” tambahnya. Ega berharap Universitas Teknokrat Indonesia terus meningkatkan kualitas pendidikan guna mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu beradaptasi dengan dinamika dunia kerja global. Menanggapi capaian tersebut, Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas prestasi yang diraih oleh alumni. “Keberhasilan Ega menjadi bukti nyata bahwa sistem pendidikan yang kami terapkan mampu menghasilkan sumber daya manusia yang kompeten dan siap berkontribusi di berbagai sektor, termasuk pemerintahan. Kami akan terus mendorong mahasiswa untuk memiliki mentalitas juara serta keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja,” ujar Mahathir. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Universitas Teknokrat Indonesia berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan melalui penguatan kurikulum berbasis kebutuhan industri dan pemerintahan, serta pengembangan soft skills mahasiswa. Keberhasilan alumni seperti Ega Delviani menjadi cerminan nyata bahwa sinergi antara pendidikan berkualitas dan pembinaan karakter mampu menghasilkan lulusan yang siap menghadapi tantangan profesional serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah. Pencapaian alumni Universitas Teknokrat Indonesia ini juga sejalan dengan komitmen perguruan tinggi dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penyelenggaraan pendidikan tinggi yang relevan dan adaptif terhadap kebutuhan dunia kerja, serta SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi dengan menghasilkan lulusan yang kompeten dan terserap di sektor formal seperti pemerintahan. Kehadiran alumni di posisi strategis birokrasi turut berkontribusi dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang profesional, efektif, dan berkelanjutan. Baca Juga: Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung Perkuat Reputasi Global, Ratusan Publikasi Dosen Tembus Indeks SCOPUS

Scroll to top
IndonesiaidIndonesiaIndonesia