Alumni

Alumnus University of Indonesia's Best College of Cultural Success in the National and International Technology Industries · Global Voices

Bandar Lampung – Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung kembali menunjukkan kualitasnya dalam mencetak lulusan unggul yang mampu bersaing di dunia kerja profesional, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satu kisah inspiratif tersebut datang dari Say Pulung, alumnus Program Studi S1 Informatika yang kini sukses meniti karier di industri teknologi. Baca Juga: Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung Devan Ahmad Pramudia Juara Pilmapres LLDikti Wilayah II 2026, Siap ke Seleksi Nasional Saat ini, Say Pulung bekerja secara profesional di PT Wawasan Inovatif Strategi Handal atau dikenal melalui platform digital wish.co.id. Tidak hanya itu, ia juga dipercaya menangani berbagai proyek jangka pendek (short-term project) sebagai freelancer di Fame Capital, perusahaan berbasis di Australia yang bergerak di bidang teknologi dan investasi digital. Keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata bahwa lulusan Universitas Teknokrat Indonesia memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri global yang terus berkembang pesat, khususnya pada bidang teknologi informasi dan digitalisasi. Dalam keterangannya, Say Pulung mengungkapkan bahwa perjalanan kariernya tidak terlepas dari pengalaman akademik dan organisasi yang diperoleh selama menempuh pendidikan di Universitas Teknokrat Indonesia. Menurutnya, lingkungan kampus yang mendukung pengembangan keterampilan praktis menjadi modal penting dalam membangun karier profesional. Ia mengenang keterlibatannya di Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Robotic sebagai salah satu pengalaman paling berharga selama kuliah. Melalui organisasi tersebut, ia tidak hanya mempelajari pemrograman tingkat lanjut, tetapi juga dilatih untuk memiliki kemampuan berpikir kritis, menyelesaikan masalah, serta beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang sangat cepat. “Pengalaman di UKM Robotic membangun mental saya untuk terus belajar dan beradaptasi, terutama di bidang teknologi yang berkembang sangat cepat. Dari sana saya belajar bagaimana menghadapi tantangan, bekerja dalam tim, serta menerapkan ilmu secara langsung dalam proyek nyata,” ujar Say Pulung. Ia menambahkan bahwa kombinasi antara pembelajaran di ruang kelas dan pengalaman organisasi memberikan fondasi yang kuat dalam menghadapi dunia kerja profesional. Kemampuan teknis yang diperoleh selama kuliah dipadukan dengan soft skill seperti komunikasi, kepemimpinan, dan manajemen proyek menjadi nilai tambah yang sangat dibutuhkan di industri teknologi saat ini. Selain berbagi pengalaman, Say Pulung juga menyampaikan harapannya agar Universitas Teknokrat Indonesia terus memperkuat sinkronisasi antara kurikulum akademik dengan kebutuhan dunia industri. Menurutnya, langkah tersebut penting agar lulusan Teknokrat semakin siap menghadapi persaingan global di era transformasi digital. Prestasi dan perjalanan karier Say Pulung mendapat apresiasi dari Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad. Ia menyatakan rasa bangga terhadap keberhasilan alumnus Teknokrat yang mampu menerapkan ilmu pengetahuan dan keterampilan teknologi secara nyata di dunia industri. “Kami sangat bangga melihat keberhasilan Say Pulung dalam meniti karier di industri teknologi nasional maupun internasional. Ini membuktikan bahwa ekosistem pendidikan di Universitas Teknokrat Indonesia, termasuk pembinaan melalui organisasi mahasiswa seperti UKM Robotic, mampu menghasilkan sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan kompetitif,” ujar Mahathir. Mahathir juga menegaskan bahwa Universitas Teknokrat Indonesia terus berkomitmen memberikan pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman melalui pendekatan pembelajaran berbasis praktik, inovasi, dan teknologi. “Kami berharap semakin banyak mahasiswa dan alumni Teknokrat yang mampu menjadi talenta digital unggulan serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan teknologi Indonesia. Kampus akan terus mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa agar mampu bersaing di tingkat global,” tambahnya. Senada dengan hal tersebut, Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. HM. Nasrullah Yusuf, menyampaikan bahwa keberhasilan alumni merupakan indikator penting keberhasilan perguruan tinggi dalam menjalankan proses pendidikan yang berkualitas dan berorientasi pada kebutuhan industri. Menurutnya, Universitas Teknokrat Indonesia tidak hanya fokus pada pencapaian akademik, tetapi juga membangun karakter, kreativitas, inovasi, dan kemampuan adaptasi mahasiswa melalui berbagai program pengembangan diri. Kisah sukses Say Pulung sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya pelajar SMA/SMK sederajat di Provinsi Lampung, untuk terus mengembangkan potensi diri di bidang teknologi dan digital. Universitas Teknokrat Indonesia hadir sebagai kampus yang menyediakan lingkungan belajar modern, fasilitas lengkap, dosen profesional, serta dukungan penuh terhadap pengembangan minat dan bakat mahasiswa. Sebagai “Kampus Sang Juara”, Universitas Teknokrat Indonesia terus mendorong mahasiswa untuk aktif dalam kegiatan akademik maupun organisasi guna membentuk lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga siap menghadapi tantangan dunia kerja masa depan. Keberhasilan alumnus ini juga sejalan dengan komitmen Universitas Teknokrat Indonesia dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Melalui pendidikan berbasis kompetensi, penguatan keterampilan teknologi, serta pembinaan talenta digital, Universitas Teknokrat Indonesia berkontribusi dalam menciptakan sumber daya manusia unggul yang mampu mendorong inovasi, produktivitas, dan daya saing bangsa di era ekonomi digital global.

The alumni University of Indonesian Teknocrat University Best College in the Enhanced Successful Career as ASN at the Trembus

The Lampung Conservatory - the University of the Indonesian School of the Best in Lampung again proved its quality as a top college in Lampung to print graduates that can compete in the workforce. One of the alumni who managed to show his aspersions was Ega Delviani, S.M., a graduate of the S1 Management Studies Program that is now a career officer of Civil Affairs (ASN) in the Tangmus Government. Also read: The Student of the Best College Tecocrat in the Borong Laboratory Medal at 2026 Governor Cupl Cup Quarters, Ega is believed to be in charge of the first-year-old Analis of the ASN Development Field in the Enforcement and Development of Human Resources. That position demands professional competence, precision, and deep understanding regarding human resources management in the government sector. In her statement, Ega sends her gratitude for the education she went to the University of the Indonesian Teknowrat. He assessed that the academic experience obtained during college became an important foundation in building his career readiness. He also highlighted the conducive learning environment and the complete campus facility as a factor in his success. According to him, the combination between theory and balanced practice, and the guidance of a professional professor, provides a comprehensive learning experience. "College facilities are very supportive, comfortable learning atmosphere, and student activities are also noticed. This makes the learning process more maximum," it adds up. Ega wishes Un

The Alumni Electro Technique of the Best Campus School in the Air Industries Shore, Now Career at Batam Aero Technic

The Monitoring Monastery - the University of Indonesia's Best College on Lampung reaffirmed its graduation quality in the workforce. One of the best alumnus of Electro Engineering's Studies, Ananda Satrio Indonesia, S.T., managed to make a career in the national flight industry by joining at Batam Aero Technic (Lion Group) as the Mechanic Landing Gear Shop. Ananda was known as an active and successful student during college, both in academic and organization. During his education, he was actively involved in the Electro Technical Student Union as well as part of the TEKNOKrat Vehicle Community. Through that community, Ananda contributed to the electrical car development project, which gave him practical experience of applying the science that was obtained in college. "In my class, I studied the basics as important as electricity and electronics. But through the project of electric cars, I learned to apply my theory into real practice and solve technical challenges," unveil Ananda. He also emphasized that the experience of organizing during college played a huge role in forming leadership characters and his interpersonable abilities. Communication skills, teamwork, and manj

Career readiness: Strategic Steps for Students and Alumni Facing the Workers · Global Voices

Entering the work world is not just about getting the first job, but about how one is able to adapt, evolve, and contribute to a real, real environment. For students and alumni, this stage is often an important moment that determines the future. Not a few feel they're ready to have an education degree, This article aims to give a more comprehensive picture as well as practical guide to students and alumni in preparing for a more mature and directional work world. Understanding the world of work in real life the environment has a different characteristic than the college world. If during college students focus more on theories and academic tasks, then in the world of work first is results, responsibilities, and performance. Many new graduates had difficulty at the beginning because they had to adapt to various demands, such as working in different teams, facing strict targets, as well as solving problems quickly and accurately. It shows that the readiness of work doesn't simply depend on academic value, but it also includes mental readiness and adaptability. Recognize the potential of self as the first step in preparing a career is understanding yourself. Students and alumni need to know the interests, abilities, and goals they want to achieve in their careers. A simple question like:

Career readiness: Strategic Steps for Students and Alumni Facing the Workers · Global Voices

Perkembangan dunia kerja saat ini berlangsung sangat cepatsejalan dengan kemajuan teknologi, perubahan tuntutan industri, serta meningkatnya kompetisi global. Keadaaninimengharuskan mahasiswa dan lulusan perguruan tinggi untuk memiliki persiapan yang matang sebelum terjunke dunia kerja. Tidak hanya cukup mengandalkan pengetahuan akademik, lulusan perguruan tinggi juga harus memiliki keterampilan praktis, pengalaman kerja, dan sikap profesional yang dapatmembantukesuksesan karier mereka. Artikel ini bertujuan menyampaikan gambaran tentangsignifikansi kesiapan mahasiswa dan alumni dalam menghadapi pasar kerja, sekaligus menekankan berbagai langkah strategis yang dapat diambil untuk memperkuat daya saing lulusan di era kontemporer. Kesulitan Lulusan Universitas di Masa Persaingan Ketat Salah satu hambatanutama yang dihadapi oleh sarjana adalah perbedaan antara sektorakademis dan sektor industri. Banyak perusahaan menginginkanpelamar yang memiliki pemahamanteori, pengalaman praktis, dan kemampuan untuk beradaptasi dalam lingkungan kerja yang profesional. Disamping itu, perkembangan teknologi yang pesat membuat berbagai sektor industri memerlukan tenaga kerja yang mampu terus belajar dan beradaptasidengan perubahan zaman. Oleh karena itu, mahasiswa dan alumni diharapkan memiliki caraberpikiryang terbuka serta kesiapan untuk terusmengembangkan keterampilan baru. Kompetisi yang semakin sengit juga mengharuskan lulusan universitas memiliki keunggulan yang membedakan mereka dari pelamarlain. Nilai tambah tersebut bisa berupa pengalaman di organisasi, sertifikasi profesional, keterampilan teknologi, hingga portofolio pekerjaan yang sesuai dengan bidang yang dikerjakan. Kontribusi Pengalaman Praktis dalam Menyiapkan Karier Pengalaman langsung menjadi salah satu aspekkrusial dalam meningkatkan kesiapan mahasiswa untukmenghadapi dunia kerja. Program magang, praktek kerja lapangan (PKL), proyek kolaboratif, serta kegiatan penelitian memberikan peluang bagi mahasiswa untuk secara langsung memahami sistem kerja di sebuah organisasi atau perusahaan. Baca Juga : Mahasiswa Teknokrat Laksanakan Magang Mandiri di Bank BSI KC Bandar Lampung Dari pengalaman itu, mahasiswa dapat memahamibanyak hal yang tidak selalu didapatkan di dalam kelas, seperti budaya kerja, etika profesional, komunikasi antar tim, dan pengelolaan tugas serta tanggung jawab. Disamping itu, pengalaman langsung juga berperan dalam meningkatkanrasapercaya diri mahasiswa saat memasuki dunia kerja. Dengan mengetahuikondisi kerja yang sesungguhnya, mahasiswa akan lebih mampu menghadapi beragam tantangan yang mungkin terjadidi lingkungan profesional. Kompetensi yang Diperlukan oleh Sektor Industri Dierapekerjaansaatini,kemampuan yang diperlukan tidak hanya mencakup keterampilan teknis yang relevan dengan bidang pendidikan. Dunia usaha juga mengharuskan lulusan universitas memiliki berbagai kemampuan tambahan yang mendukung efisiensi kerja. Beberapa keterampilan yang kinisangat dicari oleh perusahaan meliputi kemampuan berkomunikasidengan baik, keterampilan analisis kritis, keahlian dalam bekerja sama, serta kemampuan untuk memecahkan masalah secara inovatif. Selain itu, kemampuan literasi digital juga menjadi salah satu keterampilan penting yang wajib dimiliki oleh lulusan di berbagai sektor pekerjaan. Keterampilan mengatur waktu, beradaptasi dengan perubahan, danmempertahankan integritas dalam pekerjaan juga menjadi faktor penting yang sering dipertimbangkan perusahaan saat merekrut karyawan baru. Signifikansi Rencana Karier Sejak Awal Perencanaan karier yang baikadalah langkah krusial bagi mahasiswa sebelum terjunke dunia kerja. Dengan menetapkan tujuan karier yang tegas, mahasiswa dapat lebih berkonsentrasi dalam meningkatkan keterampilan dan pengalaman yang relevan dengan bidang yang ingin merekageluti. Perencanaan karier bisa dimulai dengan mengetahui minat dan kemampuan diri, memahami peluang kerja yang ada, serta mencari pengalaman yang mendukung pengembangan keterampilan. Mahasiswa dapat memanfaatkan berbagai program pengembangan diri seperti seminar, pelatihan, workshop, dan aktivitas organisasi untuk memperluas wawasan serta jaringan profesional. Bagi lulusan, perencanaan karier tetap merupakan hal yang krusial. Lingkungan kerja yang selaluberubahmemerlukan setiap orang untuk terus mengasahkemampuandan memperluas pengalaman agar tetap sesuai dengan tuntutan industri. Menciptakan Generasi Profesional yang Siap Berkarya Perguruan tinggi berperanvital dalam mempersiapkan lulusan yang tidak hanya memiliki ilmuakademis, tetapi juga mampu memberikan sumbangan nyata di dunia kerja. Dengan berbagai program pengembangan mahasiswa, seperti magang, pelatihan keterampilan, dan kolaborasi dengan berbagai lembaga serta perusahaan, mahasiswa dapat mendapatkan pengalaman yang menunjangpersiapan karier mereka. Akhirnya, kesiapan untuk memasuki dunia kerja tidak hanya dipengaruhi oleh kecerdasan intelektual, tetapi juga oleh sikap profesional, keinginan untuk terus belajar, dan kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan. Dengan persiapan yang baik dan keinginan untuk terus maju, mahasiswa dan alumni diharapkan dapat menjadi generasi profesional yang terampil,kreatif, serta dapat memberikan dampak positif bagi kemajuan masyarakat dan dunia industri di masa yang akandatang Baca Juga : Mahasiswa Informatika Universitas Teknokrat Indonesia Laksanakan Magang Mandiri di BPKAD

The alumni University of Indonesian Teoukrat College Best College in the Monitoring Lands at National Banking, Enhanced Cyber Security in the Digital Era.

The Lap Banker - Kiyalumni University of the Indonesian Teknocrat (UTI) at the national level again showed a proud achievement. One of his best alumni, Radytia Rifandi, a graduate of the Information Studies program, is now a successful professional career in the national banking sector, especially at the Nafari Bank P.T. Also read: Student Antusias Sambuh TCTC Career Preparation Program at the company, Radytia is believed to occupy a strategic position at the Defense and Security Unit at the underside of Digital Technology Division. This role became very important in the midst of the increased banking industry's need for digital security systems to protect data and transaction customers. Radytia's placement in cybersecurity reflects the compatibility between education curriculum at the Indonesian University of Teknokrat with industrial demands, especially in the face of increasing digital transformation. In his statement, Radytia revealed that the experience during the course of education at Teknokrat was providing a very powerful provision to deal with the workforce. "The conducive campus environment and the support of competent professors helped me to build the foundation of technology. What I learned in college is very relevant to the needs of industry today," Radytia. He also sends a motivational message to students to be able to tap into the college's maximum to develop potential. "Feel free to face the challenge. A process to take today.

The Alumni S1 Sports Education University of Teknocrat Indonesia So the civil rights teacher at Mesuji, proof of the real quality of college education

The Lampung Banker - the success of graduates in penetrating the working world is a strong indicator of the quality of education at the University of the Indonesian Teknowrat. One of the proud achievements came from Angga Leo Setnant, alumni S1 Sports Studies Studies of Literature and Education, which is now officially the father of civil society (ASN) or the P.R. teacher of Madrassa Ipoliya Country 1 Mesuji. Read also: LOWONGAN WORK DIGITALIZATION PROJECT MANAGEMENT OFFICER IN ASTRA INTERNATIONAL placement as a power educator in Mesuji County area is proof that the graduate of the University of Teknokrat Indonesia has a relative competence in the work sector, especially in the education sector. This success at the same time emphasized the role of college in printing superior human resources that could contribute directly to society. In his statement, Anga expressed gratitude for his academic journey to the University of the Indonesian Teknowrat. He's judging that a conducive campus environment, supported by a complete and professional teaching facility, became an important factor in forming his competence as an educator candidate. "I am very grateful to have studied at Teknowrat. The complete sports facility and competent lecturer helped me in preparing to be a professional teacher, Furthermore, Angga also motivated high school / SMK graduates not to hesitate to select the Sports Education Studies Program at the University of Teknowrat Indonesia. According to him, the edited curriculum

The Alumni S1 College's Best Technology Management Laboratory Career at the BNI Bank, Evidence of Graduation ready to be Compelled in Banking World

Bandar Lampung – Kualitas lulusan Universitas Teknokrat Indonesia sebagai Kampus Terbaik di Lampung kembali mendapat pengakuan di dunia kerja nasional. Salah satu alumni berprestasi, Delitha Inkia Fristky, berhasil menorehkan karier gemilang di sektor perbankan dengan bergabung di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Tanjung Karang. Baca Juga: Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Jalani Magang Mandiri di Balai Bahasa Provinsi Lampung, Perkuat Kompetensi dan Kesiapan Dunia Kerja Alumni Program Studi S1 Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis tersebut kini dipercaya menempati posisi di bidang Marketing, sebuah peran strategis yang menuntut kemampuan komunikasi, analisis pasar, serta pengelolaan relasi nasabah secara profesional. Menariknya, pencapaian ini diraih Delitha tidak lama setelah ia menyelesaikan studi pada tahun 2023. Delitha memulai perjalanan akademiknya di Universitas Teknokrat Indonesia pada tahun 2020. Selama masa studi, ia dikenal sebagai mahasiswa yang disiplin dan berprestasi, yang dibuktikan dengan raihan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tinggi sebesar 3,79. Tidak hanya unggul secara akademik, Delitha juga aktif mengembangkan soft skills melalui kegiatan organisasi kemahasiswaan. Ia terlibat dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Tari, yang membantunya mengasah kepercayaan diri, kerja tim, serta kecerdasan emosional. Menurutnya, keseimbangan antara kemampuan akademik dan pengalaman organisasi menjadi faktor penting dalam membentuk kesiapan menghadapi dunia kerja. “Selama kuliah di Teknokrat, saya tidak hanya mempelajari teori manajemen seperti keuangan dan sumber daya manusia, tetapi juga praktiknya melalui studi kasus dan proyek nyata. Hal ini sangat membantu saya menjadi pribadi yang siap bersaing secara profesional,” ungkap Delitha. Keberhasilan Delitha sekaligus menjawab pertanyaan umum mengenai prospek lulusan Manajemen di dunia kerja, khususnya sektor perbankan. Lulusan Manajemen memiliki kompetensi yang luas, mulai dari pengelolaan keuangan, strategi bisnis, hingga etika profesional yang sangat relevan dengan kebutuhan industri keuangan. Dalam praktiknya, lulusan Manajemen memiliki peluang karier yang beragam di perbankan, seperti customer service, analis kredit, manajemen risiko, back office, hingga posisi marketing yang kini dijalani Delitha. Hal ini menunjukkan bahwa kurikulum berbasis industri yang diterapkan Universitas Teknokrat Indonesia mampu menghasilkan lulusan yang adaptif terhadap kebutuhan pasar kerja. Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi atas keberhasilan yang diraih Delitha. Ia menilai pencapaian tersebut merupakan cerminan kualitas pendidikan yang diterapkan di lingkungan kampus. “Kami sangat bangga atas capaian Delitha Inkia Fristky. Semoga kariernya terus berkembang dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya di sektor perbankan dan ekonomi,” ujarnya. Ia juga berharap keberhasilan ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa dan alumni lainnya untuk terus meningkatkan kompetensi dan berani bersaing di dunia profesional. Keberhasilan alumni seperti Delitha semakin memperkuat posisi Universitas Teknokrat Indonesia sebagai perguruan tinggi yang konsisten mencetak sumber daya manusia unggul, adaptif, dan siap kerja. Dengan dukungan fasilitas modern, kurikulum berbasis industri, serta pembinaan karakter mahasiswa melalui berbagai kegiatan akademik dan non-akademik, Teknokrat terus berkomitmen menghasilkan lulusan yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun global. Capaian Delitha juga menjadi bagian dari kontribusi Universitas Teknokrat Indonesia dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya: SDG 4 – Pendidikan Berkualitas (Quality Education):Melalui sistem pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri, kampus mampu mencetak lulusan dengan kompetensi tinggi dan kesiapan kerja yang optimal. SDG 8 – Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi (Decent Work and Economic Growth):Penyerapan lulusan di sektor formal seperti perbankan berkontribusi langsung terhadap pertumbuhan ekonomi serta peningkatan kualitas tenaga kerja profesional di Indonesia. Kisah sukses Delitha Inkia Fristky menjadi bukti nyata bahwa kombinasi antara pendidikan berkualitas, pengalaman organisasi, dan semangat belajar tinggi mampu membuka peluang karier yang luas. Bagi generasi muda yang ingin meraih kesuksesan serupa, Universitas Teknokrat Indonesia membuka peluang melalui sistem pendidikan unggul yang berorientasi masa depan. Mari bergabung bersama “Kampus Sang Juara” dan wujudkan masa depan gemilang di dunia profesional. Baca Juga: Dunia Kerja Itu Beda, Ini Realita yang Perlu Mahasiswa dan Alumni Tahu

Scroll to top
EnglishenEnglishEnglish