Kampus Terbaik ASEAN

Mahasiswa Teknokrat Perkuat Kompetensi Profesional Melalui PKL di Disdukcapil

Bandar Lampung – Sebagai bentuk upaya dalam meningkatkan kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja, mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia melaksanakan kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bandar Lampung. Kegiatan ini diikuti oleh tiga mahasiswa, yaitu Abdul Qoyum, Divka Ferdiansyah, dan Dwiki Ade Saputra. Program PKL tersebut menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang telah dipelajari selama perkuliahan ke dalam lingkungan kerja secara langsung. Selama menjalankan kegiatan di instansi pemerintahan tersebut, mahasiswa memperoleh pengalaman dalam memahami proses administrasi kependudukan, pelayanan masyarakat, serta pengelolaan data dan dokumen kependudukan berbasis teknologi informasi. Baca Juga: “Membangun Kesiapan Karier: Langkah Strategis Mahasiswa dan Alumni Menghadapi Dunia Kerja“ Selain menambah wawasan dan pengalaman kerja, kegiatan ini juga membantu mahasiswa dalam mengembangkan kemampuan komunikasi, kerja sama tim, serta sikap profesional di lingkungan kerja. Melalui keterlibatan langsung di dunia kerja, mahasiswa diharapkan mampu meningkatkan kompetensi dan kesiapan mereka dalam menghadapi tantangan karier di masa mendatang. Dalam pelaksanaannya, kegiatan PKL ini mendapat bimbingan dari dosen pendamping Parjito, S.Kom., M.Cs., yang secara aktif memberikan arahan, pemantauan, serta evaluasi kepada mahasiswa agar kegiatan berjalan dengan baik dan memberikan manfaat maksimal bagi proses pembelajaran. Baca Juga: “Mahasiswa Teknokrat Laksanakan PKL di Bank Syari’ah Indonesia KC Tanjung Karan“ Melalui program PKL ini, Universitas Teknokrat Indonesia terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki pengalaman, keterampilan, dan kesiapan profesional yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan instansi pemerintahan di era digital saat ini.

Membangun Kesiapan Karier: Langkah Strategis Mahasiswa dan Alumni Menghadapi Dunia Kerja

Memasuki dunia kerja bukan hanya soal memperoleh pekerjaan pertama, tetapi tentang bagaimana seseorang mampu beradaptasi, berkembang, dan memberikan kontribusi nyata dalam lingkungan profesional. Bagi mahasiswa dan alumni, tahap ini sering menjadi momen penting yang menentukan arah masa depan. Tidak sedikit yang merasa sudah siap karena memiliki gelar pendidikan, namun pada kenyataannya masih perlu banyak penyesuaian ketika menghadapi dunia kerja yang sesungguhnya. Artikel ini bertujuan untuk memberikan gambaran yang lebih komprehensif sekaligus menjadi panduan praktis bagi mahasiswa dan alumni dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja secara lebih matang dan terarah. Memahami Dunia Kerja Secara Nyata Lingkungan kerja memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan dengan dunia perkuliahan. Jika selama kuliah mahasiswa lebih banyak berfokus pada teori dan tugas akademik, maka di dunia kerja yang diutamakan adalah hasil, tanggung jawab, dan kinerja. Banyak lulusan baru mengalami kesulitan di awal karena harus beradaptasi dengan berbagai tuntutan, seperti bekerja dalam tim yang beragam, menghadapi target yang ketat, serta menyelesaikan masalah secara cepat dan tepat. Hal ini menunjukkan bahwa kesiapan kerja tidak cukup hanya bergantung pada nilai akademik, tetapi juga mencakup kesiapan mental dan kemampuan beradaptasi. Mengenali Potensi Diri sebagai Langkah Awal Langkah pertama dalam mempersiapkan karier adalah memahami diri sendiri. Mahasiswa dan alumni perlu mengetahui minat, kemampuan, serta tujuan yang ingin dicapai dalam kariernya. Pertanyaan sederhana seperti: dapat membantu menentukan arah yang lebih jelas. Dengan pemahaman ini, seseorang akan lebih fokus dalam mengembangkan diri dan tidak mudah terpengaruh oleh pilihan orang lain. Mengumpulkan Pengalaman Sejak Dini Pengalaman menjadi salah satu aspek penting yang sering dipertimbangkan oleh perusahaan. Oleh karena itu, mahasiswa sebaiknya tidak menunggu lulus untuk mulai mencari pengalaman. Beberapa cara yang dapat dilakukan antara lain: Melalui pengalaman tersebut, mahasiswa dapat melatih kemampuan praktis sekaligus memahami kondisi nyata di dunia kerja. Menyeimbangkan Kemampuan Teknis dan Non-Teknis Dalam dunia profesional, keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga oleh kemampuan berinteraksi dan bekerja sama dengan orang lain. Kemampuan teknis (hard skills) meliputi keahlian yang sesuai dengan bidang studi, seperti penguasaan software, analisis data, atau keterampilan khusus lainnya. Sementara itu, kemampuan non-teknis (soft skills) meliputi: Kombinasi antara keduanya akan membuat seseorang lebih siap menghadapi berbagai tantangan di dunia kerja. Membangun Citra Profesional Sejak Dini Di era digital, penting bagi mahasiswa dan alumni untuk mulai membangun citra diri yang profesional. Hal ini dapat dilakukan dengan menampilkan kemampuan, pengalaman, dan prestasi secara tepat. Langkah-langkah yang dapat dilakukan antara lain: Citra profesional yang baik akan meningkatkan peluang untuk dikenal dan dipercaya oleh dunia kerja. Memperluas Relasi dan Kesempatan Memiliki jaringan yang luas dapat membuka berbagai peluang karier. Banyak informasi pekerjaan atau kesempatan kerja yang diperoleh melalui relasi. Mahasiswa dan alumni dapat mulai membangun jaringan dengan cara: Relasi yang dibangun sejak dini dapat menjadi investasi penting di masa depan. Terus Belajar dan Beradaptasi Perkembangan teknologi dan perubahan industri menuntut setiap individu untuk terus belajar. Dunia kerja tidak bersifat statis, sehingga kemampuan untuk beradaptasi menjadi sangat penting. Mahasiswa dan alumni perlu memiliki semangat belajar sepanjang hayat dengan cara: Dengan sikap ini, seseorang akan lebih mudah menghadapi perubahan dan tetap relevan di dunia kerja. Tujuan Akhir: Menjadi Lulusan yang Siap Berkarya Tujuan utama dari pendidikan bukan hanya mendapatkan gelar, tetapi menjadi individu yang siap berkontribusi di dunia kerja. Kesiapan tersebut mencakup kemampuan, pengalaman, serta sikap profesional. Mahasiswa dan alumni yang siap adalah mereka yang:

Mahasiswa Teknokrat Laksanakan PKL di Bank Syari’ah Indonesia KC Tanjung Karan

Bandar Lampung – Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja melalui kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL). Tiga mahasiswa, yaitu Devi Nur Fejer Anggraeni, Dhea Adinda Fahmi, dan Rahelia Purwati, saat ini tengah melaksanakan PKL di Bank Syari’ah Indonesia KC Tanjung Karang. Kegiatan PKL ini menjadi salah satu bentuk implementasi pembelajaran yang menghubungkan teori yang diperoleh di bangku perkuliahan dengan praktik langsung di dunia industri. Selama menjalani PKL, para mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk memahami sistem kerja perbankan syariah, meningkatkan keterampilan profesional, serta mengasah kemampuan komunikasi dan kerja tim di lingkungan kerja nyata. Baca Juga : Bangga! Prodi S1 Sistem Informasi Universitas Teknokrat Indonesia Raih Akreditas Unggul Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini dibimbing oleh dosen pendamping, Marsi Fella Riski, S.E., M.Ak., CRA, yang turut memberikan arahan dan evaluasi agar mahasiswa dapat menjalankan tugas dengan optimal serta memperoleh pengalaman yang maksimal. Melalui program PKL ini, diharapkan mahasiswa tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga kesiapan mental dan profesional untuk bersaing di dunia kerja. Pengalaman yang diperoleh selama magang menjadi bekal berharga dalam membangun karier di masa depan, khususnya di bidang perbankan syariah yang terus berkembang di Indonesia. Baca Juga : UTI Apresiasi Radar Lampung Media Grup atas Fasilitasi PKL Mahasiswa

Scroll to top
IndonesiaidIndonesiaIndonesia