Career

Indonesian Teknocrat Student Actions Intern In Toyota Auto2000 Raja

Toyota Auto 2000

Indonesian Tecocrat Student undergoing a Plain Work Practice in the DPRD City of Lampung

The Lampung Lampang University Student, Aniza Nabain, Aura Azhar Naila, and Good Pangestu, are conducting the PKL Work Practics program in the Lampung Province DPRD as a form of implementation and development skills in the workforce. This event became a vessel for students to acquire live experience in government agencies and improve professional competence. Read also: "Interned at the Office of the Solitary Province Ministry of Religion, Teknowkrat Student Sharpen Professional Skills" During the time of PKL, students were involved in various administrative activities, data management, service and other operational activities supporting the performance of the agency. Through the program, students are expected to be able to understand the working system as well as improve communication skills, teamwork, and responsibility for running errands. This PKL program got the guidance from a professor at the University of Teknocrat Indonesia, Dr. Jafar Fakhrurozi, S.Pd., M.Hum., actively providing direction and assistance during the execution of activities. That guidance became an important part in making sure students can run PKL according to academic purposes and the needs of the workforce. Read also: "Indonesian Teoukrat Student Live Intern Program at BPJS Health Branch Lap" Through PKL activities in the Lampung Province, students are expected to gain insight, experience, and skills that can be provided in the face of the profe world's challenges

Building Career Future: Student Steps and Alumni Generation Ready Work · Global Voices

Perkembangan dunia kerja saat ini berlangsung sangat dinamis seiring pesatnya kemajuan teknologi, perubahan kebutuhan industri, serta meningkatnya persaingan di berbagai sektor pekerjaan. Situasi ini membuat mahasiswa dan alumni perguruan tinggi perlu memiliki lebih dari sekadar kemampuan akademik. Mereka juga dituntut untuk mempunyai kesiapan mental, keterampilan praktis, serta pengalaman yang dapat menunjang perjalanan karier di masa mendatang. Sebagian mahasiswa masih beranggapan bahwa memperoleh pekerjaan setelah lulus kuliah merupakan hal yang mudah. Namun pada kenyataannya, dunia profesional memiliki tantangan yang jauh berbeda dibandingkan kehidupan selama menempuh pendidikan di kampus. Karena itu, mahasiswa dan alumni perlu memahami pentingnya mempersiapkan diri sejak dini agar mampu bersaing sekaligus berkembang di lingkungan kerja profesional. Dunia Profesional Tidak Hanya Menilai IPK Nilai akademik memang tetap menjadi bagian penting dalam dunia pendidikan, tetapi perusahaan saat ini memiliki standar penilaian yang lebih luas terhadap calon pekerja. Dunia kerja tidak hanya membutuhkan lulusan dengan prestasi akademik tinggi, melainkan juga individu yang mampu bekerja sama, berpikir kritis, bertanggung jawab, serta mudah beradaptasi terhadap perubahan. Dalam dunia profesional, seseorang akan dihadapkan pada berbagai kondisi nyata yang membutuhkan kemampuan komunikasi, kerja sama tim, serta penyelesaian masalah secara cepat dan tepat. Oleh sebab itu, mahasiswa sebaiknya mulai mengembangkan kemampuan di luar bidang akademik sejak masih berada di bangku perkuliahan. Baca Juga : Alumnus Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung Sukses Berkarier di Industri Teknologi Nasional dan Internasional Berbagai kegiatan seperti organisasi, seminar, pelatihan, maupun program magang dapat menjadi sarana yang efektif untuk memperluas pengalaman sekaligus membangun karakter profesional. Pengalaman Kerja Menjadi Nilai Tambah Kurangnya pengalaman kerja masih menjadi salah satu hambatan utama yang sering dihadapi lulusan baru ketika memasuki dunia kerja. Saat ini, banyak perusahaan lebih mempertimbangkan kandidat yang memiliki pengalaman, meskipun hanya berasal dari kegiatan magang atau proyek sederhana. Magang menjadi salah satu langkah yang paling efektif bagi mahasiswa untuk mengenal lingkungan kerja secara langsung. Dari pengalaman tersebut, mahasiswa dapat memahami budaya kerja, cara berinteraksi secara profesional, hingga belajar menghadapi tanggung jawab pekerjaan yang sesungguhnya. Selain itu, pengalaman kerja sejak masa kuliah juga membantu mahasiswa memahami bidang pekerjaan yang sesuai dengan minat dan kemampuan mereka. Dengan demikian, setelah lulus mereka memiliki tujuan karier yang lebih terarah. Soft Skills Memiliki Peran yang Sangat Penting Di tengah ketatnya persaingan kerja, kemampuan teknis saja belum cukup untuk menunjang kesuksesan karier. Saat ini, perusahaan juga sangat memperhatikan kemampuan soft skills yang dimiliki calon pekerja. Beberapa kemampuan yang banyak dibutuhkan di dunia kerja meliputi: Soft skills sering menjadi faktor pembeda antara satu kandidat dengan kandidat lainnya. Individu yang mampu bekerja sama dengan baik dan memiliki sikap profesional biasanya akan lebih mudah berkembang dalam lingkungan kerja. Pentingnya Adaptasi terhadap Teknologi Kemajuan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam berbagai bidang industri. Saat ini hampir seluruh sektor pekerjaan memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas kerja. Karena itu, mahasiswa dan alumni perlu terus meningkatkan kemampuan digital mereka. Tidak harus menguasai seluruh teknologi secara mendalam, tetapi setidaknya memahami penggunaan perangkat digital, media komunikasi profesional, hingga platform kerja modern. Mengikuti kursus online, webinar, maupun pelatihan bersertifikat dapat menjadi langkah yang tepat untuk meningkatkan kompetensi. Semangat untuk terus belajar akan membantu mahasiswa dan alumni lebih siap menghadapi perkembangan dunia kerja yang terus berubah. Personal Branding dan Relasi Profesional Di era modern, personal branding menjadi salah satu hal yang cukup berpengaruh dalam membangun karier. Cara seseorang menampilkan dirinya, baik secara langsung maupun melalui media sosial profesional, dapat memberikan kesan tertentu bagi perusahaan maupun relasi kerja. Mahasiswa dan alumni dapat mulai membangun citra profesional dengan aktif mengikuti kegiatan positif, menyusun portofolio, serta memperluas jaringan melalui komunitas maupun platform profesional seperti LinkedIn. Jaringan profesional yang luas sering kali membuka peluang baru, mulai dari informasi lowongan pekerjaan hingga kesempatan kerja sama di masa depan. Menjadi Generasi yang Siap Menghadapi Masa Depan Dunia kerja bukan hanya sekadar tempat mencari penghasilan, tetapi juga menjadi ruang untuk belajar, berkembang, dan membangun masa depan yang lebih baik. Oleh sebab itu, mahasiswa dan alumni perlu memiliki pola pikir bahwa proses belajar akan terus berlangsung meskipun telah menyelesaikan pendidikan formal. Kemampuan untuk terus berkembang, berani menghadapi tantangan, serta mampu beradaptasi dengan lingkungan baru akan menjadi modal penting dalam perjalanan karier seseorang. Dengan persiapan yang baik, pengalaman yang terus bertambah, serta kemauan untuk terus belajar, mahasiswa dan alumni akan lebih siap menghadapi dunia kerja modern sekaligus mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan dunia industri. Baca Juga :Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Jalani Magang Mandiri di Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi Lampung

Scroll to top
EnglishenEnglishEnglish